IHK Kalsel Naik 4,28 Persen pada Juli 2026

- Kontributor

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Selatan (Kalsel) mengungkapkan pada Juli 2026 secara umum menunjukkan adanya kenaikan inflasi. Berdasarkan hasil pemantauan BPS Provinsi Kalimantan Selatan di 5 kabupaten/kota, pada Juli 2026 terjadi inflasi y-on-y sebesar 4,28 persen, atau terjadi kenaikan Indeks
Harga Konsumen (IHK) dari 108,89 pada Juli 2025 menjadi 113,55 pada Juli 2026.

“Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 5,59 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,82 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,01 persen; kelompok perlengkapan, peralatan,
dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,87 persen; kelompok kesehatan sebesar 2,07 persen; kelompok transportasi sebesar 4,20 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 2,28 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 1,27 persen; kelompok pendidikan sebesar 2,93 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,71 persen; serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 14,52 persen,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Selatan, Mukhamad Mukhanif, Banjarbaru, Senin (3/8/2026).

Sementara itu, komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi y-on-y pada Juli 2026, antara lain: emas perhiasan, beras, bensin, minyak goreng, daging ayam ras, ikan gabus, sigaret kretek mesin (SKM), ikan nila, angkutan udara, telepon seluler, ikan papuyu, nasi dengan lauk, terong, bahan bakar rumah tangga, martabak, teh siap saji, ikan patin, akademi/
perguruan tinggi, pisang, laptop/notebook, ketimun, pepaya, pelumas/oli mesin, ikan peda, ikan tongkol/ikan ambu-ambu, sepeda motor, buncis, bumbu masak jadi, bakso siap santap, gula pasir, mobil, baju muslim wanita, mie kering instan, sekolah dasar, es, taman kanak-
kanak, dan ikan sepat siam.

Sedangkan komoditas yang memberikan andil/sumbangan deflasi y-on-y, antara lain: tomat, telur ayam ras, bawang merah, cabai rawit, baju muslim pria, ice cream, cabai merah, baju kaos tanpa kerah/t-shirt anak, kelapa.

Sementara komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi m-to-m pada Juli 2026, antara lain: daging ayam ras, bensin, terong, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, ikan tongkol/ ikan ambu-ambu, telepon seluler, taman kanak kanak, cumi-cumi, ketimun, pelumas/oli mesin, kangkung.

Pada Juli 2026, semua kelompok pengeluaran memberikan andil/sumbangan inflasi y-on-y, yaitu: Kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,72 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,04 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,15 persen; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,08 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,07 persen; kelompok transportasi sebesar 0,45 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,12 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,02 persen; kelompok pendidikan sebesar 0,11 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,34 persen;
serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 1,18 persen.

“Pada Juli 2026, dari seluruh kota IHK di Provinsi Kalimantan Selatan yang berjumlah 5 kabupaten/kota, seluruh kota mengalami inflasi y-on-y. Inflasi y-on-y tertinggi terjadi di Tanah Laut sebesar 4,82 persen dengan IHK sebesar 112,77. Sementara itu, inflasi y-on-y terendah terjadi di Kotabaru sebesar 3,41 persen dengan IHK sebesar 112,83,” kata Mukhanif. MC Kalsel/scw

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan BBM dan LPG Bersubsidi, Satgas Diintegrasikan
Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien
Kalsel Perkuat Sinergi Tangani Backlog dan RTLH
Pilkades 2026 di Tiga Kabupaten Kalsel Berjalan Lancar, 84 Desa Ikuti Pemilihan
IFA Archipelago Perdana Digelar di Kalsel, Fathul Jannah Dorong Sasirangan dan Industri Kreatif Naik Kelas ke Panggung Nasional
Gubernur Kalsel Tinjau Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional HST, Sejumlah Komoditas Naik Jelang Maulid
Pra-Biennale Kalimantan 2026 Jadi Ruang Satukan Visi Perupa se-Kalimantan
Antisipasi Karhutla, Dishut Kalsel Siapkan Infrastruktur Pengairan di Zona Rawan

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:46 WITA

Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan BBM dan LPG Bersubsidi, Satgas Diintegrasikan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:28 WITA

Kalsel Perkuat Sinergi Tangani Backlog dan RTLH

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:21 WITA

Pilkades 2026 di Tiga Kabupaten Kalsel Berjalan Lancar, 84 Desa Ikuti Pemilihan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:34 WITA

IFA Archipelago Perdana Digelar di Kalsel, Fathul Jannah Dorong Sasirangan dan Industri Kreatif Naik Kelas ke Panggung Nasional

Berita Terbaru

Daerah

Kalsel Perkuat Sinergi Tangani Backlog dan RTLH

Selasa, 11 Agu 2026 - 14:28 WITA