Transformasi Kebijakan Kebudayaan: Dari Pendekatan Eksklusif Menuju Pemberdayaan Akar Rumput

- Kontributor

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel terus mendorong transformasi signifikan dalam pengelolaan sektor kebudayaan dengan beralih dari pendekatan eksklusif ke inklusif. Langkah ini bertujuan agar kebudayaan dapat tumbuh dan berkembang secara mandiri langsung dari akar rumput.

Perubahan paradigma ini ditekankan oleh Kepala Disdikbud Kalsel, Abdul Rahim melalui Kepala Bidang Kebudayaan, Eddy Suwarto di mana menurutnya fokus utama saat ini adalah memfasilitasi dan memicu pergerakan kebudayaan dari bawah.

“Pada prinsipnya, acara-acara seperti ini harusnya memang berjalan secara inklusif, Pak. Kalau dulu kan eksklusif, dibiayai pemerintah… Nah, pada saat ini mereka sudah mulai mandiri. Kita arahkan mandiri, secara grassroots tumbuh, jadi kita pada saat akhirnya kita memfasilitasi akhirnya saja,” ujar Eddy, Banjarmasin, Minggu (2/8/2026).

Lebih lanjut, Eddy mengatakan kebijakan kebudayaan ke depan juga diarahkan untuk memperkuat generasi muda sebagai agen warisan budaya. Pemerintah hadir bukan untuk mendikte, melainkan membentuk anak-anak sejak usia dini agar mampu membawa pesan-pesan kebudayaan lokal berkembang secara berkelanjutan.

“Jadi anak-anak sekarang memang pada prinsipnya sebagai agen warisan ya. Jadi kita bagaimana pemerintah hadir di sana membentuk anak-anak ini, sehingga mereka membawa pesan-pesan kebudayaan lokal bagaimana nanti kebudayaan Banjar ini berkembang dari usia dini,” jelasnya.

PDalam tataran implementasi program, pemerintah telah menyiapkan sejumlah peta jalan (roadmap) percepatan pembangunan indeks kebudayaan. Langkah konkrit tersebut meliputi peningkatan tipologi museum, pembuatan ensiklopedia kebudayaan berbasis spasial yang disebar ke sekolah-sekolah, hingga pembentukan ekosistem seni melalui program seniman masuk sekolah yang berkolaborasi dengan kebijakan nasional manajemen talenta. MC Kalsel/Jml

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari
59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional
Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik
BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru
Menatap Indonesia Emas dari Sudut Banjarbaru: Ketika Keluarga Menjadi Jantung Pembangunan Kota
Bupati Kotabaru Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilkades Serentak di TPS Desa Megasari
100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:20 WITA

59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:26 WITA

Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:24 WITA

BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia

Sabtu, 19 September 2026 - 22:07 WITA

Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru

Berita Terbaru