




PAUD Citra Indonesia menerima kehadiran Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Lingkungan Hidup (KKN-T LH) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Kelompok 13 Banjarbaru dalam kegiatan sosialisasi pemilahan sampah organik dan anorganik yang digelar di PAUD Citra Indonesia, Kelurahan Guntung Paikat.
Kegiatan edukatif ini diikuti sekitar 62 anak PAUD Citra Indonesia dengan tujuan menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini melalui pengenalan jenis-jenis sampah serta pentingnya membuang sampah sesuai kategorinya.
Owner PAUD Citra Indonesia, Widi Sulistiyowati, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, pendidikan karakter peduli lingkungan perlu ditanamkan sejak anak-anak masih berada di bangku PAUD agar menjadi kebiasaan yang terus melekat hingga mereka dewasa.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran adik-adik Mahasiswa KKN-T Lingkungan Hidup Universitas Lambung Mangkurat. Melalui kegiatan yang dikemas secara menyenangkan, anak-anak tidak hanya belajar mengenal sampah organik dan anorganik, tetapi juga mulai memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sejak dini,” ujar Widi di Banjarbaru, Selasa (5/8/2026).
Ia menambahkan, pembelajaran melalui permainan interaktif menjadi metode yang efektif bagi anak usia dini karena mampu meningkatkan antusiasme sekaligus memudahkan mereka memahami materi yang diberikan.
“Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut sehingga anak-anak mendapatkan pengalaman belajar yang beragam. Pendidikan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan dari perguruan tinggi, orang tua, dan masyarakat agar tercipta generasi yang peduli terhadap kelestarian lingkungan,” tambahnya.
Kegiatan diawali dengan perkenalan mahasiswa KKN kepada seluruh peserta, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai pengertian sampah organik dan anorganik beserta contoh-contohnya yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk memperkuat pemahaman, mahasiswa mengajak anak-anak mengikuti permainan interaktif. Dalam permainan tersebut, peserta diminta memilih tempat sampah yang sesuai berdasarkan berbagai contoh sampah yang telah disediakan. Metode belajar sambil bermain membuat suasana kegiatan berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari seluruh peserta.
Di akhir kegiatan, mahasiswa KKN-T LH ULM membagikan kenang-kenangan berupa alat tulis kepada seluruh anak sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setelah mengikuti sosialisasi dan permainan interaktif, anak-anak mampu membedakan sampah organik dan anorganik serta dapat menentukan tempat sampah yang tepat sesuai dengan jenis sampah yang diberikan.
Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN-T Lingkungan Hidup Universitas Lambung Mangkurat berharap edukasi mengenai pemilahan sampah dapat menjadi langkah awal dalam membentuk generasi yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Dengan membiasakan perilaku memilah sampah sejak usia dini, diharapkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan akan terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan mereka di masa depan. MC Kalsel/scw












