Dekatkan Perencanaan Pembangunan dengan Masyarakat, Bappeda Kalsel Hadirkan Podcast Berkamar dan Bappedaa Trans di Kalsel Expo 2026

- Kontributor

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Selatan turut ambil bagian dalam Kalsel Expo 2026 dengan menghadirkan sejumlah inovasi dan ruang interaksi publik. Melalui stan Bappeda, masyarakat tidak hanya dapat mengenal lebih dekat peran perencanaan pembangunan daerah, tetapi juga berdiskusi secara santai melalui podcast Bakamar serta mengenal konsep Bappeda Trans yang berkaitan dengan perencanaan perkeretaapian di Kalimantan.

Kalsel Expo 2026 berlangsung pada 12–18 Agustus 2026 di kawasan Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, sebagai salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan. Tahun ini, kegiatan tersebut dikemas lebih besar dengan melibatkan perangkat daerah, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, rumah sakit, lembaga pendidikan, hingga pelaku UMKM. 

Kepala Bappeda Provinsi Kalsel, Suprapti Tri Astuti, melalui Sekretaris Bappeda Provinsi Kalsel, Farezi Indra Kashougi, mengatakan keikutsertaan Bappeda menjadi bagian dari upaya memperkenalkan fungsi perencanaan pembangunan kepada masyarakat dengan pendekatan yang lebih komunikatif dan interaktif.

“Jadi kami Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan di Kalsel Expo 2026 ini, di stan kami ada podcast Bakamar ini dan juga kami membawa booth, apa itu namanya bagian dari perencanaan kita terkait perkeretaapian,” ujar Kashougi saat pembukaan Kalsel Expo 2026 di Halaman Kantor Gubernur Kalsel, Rabu (12/8/2026).

Salah satu yang menjadi perhatian adalah Bappeda Trans, yang membawa informasi mengenai perencanaan pembangunan sektor perkeretaapian, khususnya gagasan konektivitas melalui Trans Kalimantan. Kehadiran booth tersebut diharapkan dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk memperoleh gambaran mengenai arah perencanaan transportasi dan konektivitas wilayah di masa mendatang.

“Kita berharap di tahun 2027 nanti terkait kereta api di Trans Kalimantan bisa terwujud dengan baik dan sesuai rencana,” ungkapnya.

Menurutnya, pembangunan konektivitas melalui transportasi perkeretaapian menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung perencanaan pembangunan wilayah. Karena itu, informasi mengenai rencana tersebut perlu disampaikan kepada masyarakat secara terbuka agar publik dapat memahami arah pembangunan yang sedang direncanakan.

Selain Bappeda Trans, masyarakat juga dapat memanfaatkan Podcast Bakamar sebagai ruang dialog bersama Bappeda Kalsel. Konsep tersebut dirancang lebih santai sehingga pengunjung dapat menyampaikan pertanyaan, masukan, maupun pandangan terkait pembangunan dan perencanaan daerah.

“Bagi warga masyarakat Kalimantan Selatan, ayo ramai-ramai kita datang ke Kalsel Expo tahun 2026, khususnya datang ke stan Bappeda Kalsel. Di sini ada Bakamar, di sini podcast, kita berbicara santai terkait apa saja yang mau pian-pian tanyakan,” katanya.

Ia menjelaskan, masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi mengenai berbagai hal, mulai dari pembangunan daerah hingga perencanaan yang dilakukan Bappeda. Kehadiran ruang dialog ini sekaligus menjadi upaya mendekatkan proses perencanaan pembangunan dengan masyarakat.

“Mau bertanya terkait pembangunan daerah atau mau bertanya terkait perencanaan-perencanaan yang dilakukan oleh Bappeda, bisa bebas semua,” jelasnya.

Tidak hanya berdiskusi, pengunjung yang berpartisipasi dalam Podcast Bakamar juga berkesempatan memperoleh hadiah langsung dari Bappeda Kalsel. Hal ini diharapkan semakin menarik minat masyarakat untuk berkunjung dan berinteraksi langsung dengan perangkat daerah selama pelaksanaan Kalsel Expo 2026.

Keikutsertaan Bappeda tersebut sejalan dengan semangat Kalsel Expo yang tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga diarahkan sebagai ruang untuk memperkenalkan program pembangunan, pelayanan publik, potensi daerah, serta membuka interaksi yang lebih luas antara pemerintah dan masyarakat.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kalsel menyebut Kalsel Expo 2026 sebagai etalase pembangunan sekaligus wadah promosi berbagai potensi daerah dan produk unggulan.

“Melalui stan Bappeda Kalsel, masyarakat diharapkan dapat memperoleh informasi sekaligus ikut memberikan perspektif terhadap arah pembangunan Banua. Dengan pendekatan yang lebih terbuka dan interaktif, Kalsel Expo 2026 menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan Kalimantan Selatan yang terencana dan berkelanjutan,” tukasnya. MC Kalsel/dam

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

RSJ Sambang Lihum Hadirkan Layanan Deteksi Stres di Kalsel Expo 2026
Turnamen Gateball Meriahkan HUT ke-81 RI, 10 UPT Kementerian PU Ikut Bertanding
Stand Kalsel Expo Hampir Rampung, Antusiasme UMKM Tembus Kapasitas Tenda
Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Kesehatan Keluarga, Fokus Tekan Kematian Ibu-Bayi dan Stunting
Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya
Anjangsana Hari Jadi ke-76, Pemprov Kalsel Sambangi Keluarga Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur
Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan BBM dan LPG Bersubsidi, Satgas Diintegrasikan
Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:48 WITA

Dekatkan Perencanaan Pembangunan dengan Masyarakat, Bappeda Kalsel Hadirkan Podcast Berkamar dan Bappedaa Trans di Kalsel Expo 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:46 WITA

RSJ Sambang Lihum Hadirkan Layanan Deteksi Stres di Kalsel Expo 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WITA

Turnamen Gateball Meriahkan HUT ke-81 RI, 10 UPT Kementerian PU Ikut Bertanding

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:13 WITA

Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Kesehatan Keluarga, Fokus Tekan Kematian Ibu-Bayi dan Stunting

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:38 WITA

Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya

Berita Terbaru