40 Pelaku Usaha Pariwisata HSS dan HST Didorong Konsisten Terapkan CHSE

- Kontributor

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas sektor pariwisata daerah melalui Kegiatan Pembinaan dan Pengawasan Kepatuhan Usaha Pariwisata yang Tersertifikasi Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE) Tahun 2026.

Kegiatan tersebut menyasar 40 pelaku usaha pariwisata dari berbagai subsektor, meliputi hotel, guest house, restoran, kafe, hingga jasa boga (catering), khususnya yang berada di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Hulu Sungai Tengah (HST). Dispar juga mengahdirkan narasumber berkompeten di bidangnya dinataranya General Manager Aston Tanjung, Novriyandi dan Praktisi Pariwisata, Novyandi Saputa.

Mengusung tema “Implementasi CHSE yang Konsisten untuk Mewujudkan Pariwisata yang Aman, Nyaman, dan Berkelanjutan”, kegiatan dibuka Kepala Dispar Kalsel Iwan Fitriady, didampingi Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Gt. M. Yosalvina. Kegiatan tersebut mendapat antusiasme dari para peserta.

Dalam sambutannya, Iwan menegaskan bahwa standar CHSE bukan sekadar dokumen administratif, tetapi harus menjadi budaya yang diterapkan secara nyata dalam operasional usaha pariwisata sehari-hari.

Menurutnya, sektor pariwisata saat ini tidak hanya berfokus pada daya tarik destinasi, tetapi juga pada kemampuan pelaku usaha memberikan pengalaman wisata yang berkualitas, aman, nyaman, bersih, sehat, dan berkelanjutan.

“Pariwisata saat ini tidak lagi hanya berbicara mengenai destinasi dan daya tarik wisata, tetapi juga mengenai bagaimana kita mampu memberikan pengalaman yang berkualitas, aman, nyaman, bersih, sehat, dan berkelanjutan kepada wisatawan,” ujar Iwan, Rabu (19/8/2026).

Lebih lanjut, Iwan menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen untuk terus mendampingi dan memfasilitasi pelaku usaha agar konsisten mempertahankan standar operasional sesuai ketentuan CHSE.

Melalui kegiatan tersebut, komunikasi dua arah antara pemerintah dan pelaku usaha diharapkan dapat menjadi sarana untuk mengidentifikasi serta mencari solusi atas berbagai kendala di lapangan, mulai dari sumber daya manusia hingga sarana dan prasarana.

“Sertifikasi merupakan salah satu bentuk pengakuan bahwa suatu usaha telah memenuhi standar tertentu. Namun, yang jauh lebih penting adalah bagaimana standar tersebut benar-benar diterapkan secara konsisten dalam operasional sehari-hari,” pungkasnya. MC Kalsel/Jml

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan
BKPRMI Kalsel Perkuat Silaturahmi Lewat Fun Gowes di Milad ke-49
Banjarmasin Juara Umum Kejurprov Anggar Kalsel, Borong 15 Medali Emas
DPPPAKB Kalsel Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Video Pendek Perlindungan Perempuan dan Anak
Gubernur Kalsel Resmi Buka Banua Competition 2026, Dorong Generasi Muda Miliki Mental Kompetitif dan Berdaya Saing
Lepas Kontingen Peksiminas, Gubernur Kalsel Pesan Kontingen Harumkan Nama dan Marwah Banua
DPKP Kalsel Dorong Kabupaten/Kota Jemput Bola Tingkatkan Registrasi PSAT PDUK
BI Kalsel: Gerakan Pangan Murah Jadi Langkah Konkret Stabilkan Harga

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 12:04 WITA

100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Jumat, 4 September 2026 - 11:52 WITA

BKPRMI Kalsel Perkuat Silaturahmi Lewat Fun Gowes di Milad ke-49

Kamis, 3 September 2026 - 23:50 WITA

Banjarmasin Juara Umum Kejurprov Anggar Kalsel, Borong 15 Medali Emas

Kamis, 3 September 2026 - 17:31 WITA

DPPPAKB Kalsel Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Video Pendek Perlindungan Perempuan dan Anak

Kamis, 3 September 2026 - 11:00 WITA

Gubernur Kalsel Resmi Buka Banua Competition 2026, Dorong Generasi Muda Miliki Mental Kompetitif dan Berdaya Saing

Berita Terbaru

Adv Kotabaru

Pemkab Kotabaru Buka Rakor Karhutla dan Bencana Kekeringan

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:13 WITA

Adv Kotabaru

Rakor TIMPORA Kotabaru Dorong Pengawasan Orang Asing Lintas Sektor

Selasa, 8 Sep 2026 - 20:11 WITA