Kabut Asap Selimuti Kawasan Bandara Internasional Syamsudin Noor, PPRSAR Mulia Satria Perketat Perlindungan Klien

- Kontributor

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabut asap kembali menyelimuti sejumlah kawasan di sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor. Kondisi tersebut tidak hanya terlihat di sekitar kawasan bandara, tetapi juga mulai dirasakan di sejumlah kawasan perkantoran dan permukiman warga.

Dampak kabut asap turut dirasakan di Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Anak dan Remaja (PPRSAR) Mulia Satria. Lokasi panti yang berada tepat di seberang kawasan runway Bandara Syamsudin Noor membuat lingkungan panti ikut terdampak paparan asap.

Meski demikian, aktivitas pelayanan, pendidikan, dan pembinaan bagi anak dan remaja binaan tetap berjalan. Pengelola panti juga meningkatkan langkah mitigasi untuk melindungi kesehatan para klien dari dampak paparan asap.

Kepala PPRSAR Mulia Satria Kalsel, Sacik Kartikowati, mengatakan pihaknya telah membagikan masker kepada seluruh klien dan mengingatkan mereka untuk menggunakannya, khususnya saat melakukan aktivitas di luar ruangan.

“Untuk mitigasi, kami membagikan masker dan terus mengingatkan klien agar konsisten menggunakannya, terutama pada pagi hari saat berangkat sekolah maupun ketika beraktivitas di luar ruangan,” ujar Sacik, Banjarbaru, Jumat (21/8/2026).

Penggunaan masker juga menjadi perhatian khusus saat klien mengikuti kegiatan yang dilakukan di luar ruangan, termasuk apel pagi dan aktivitas rutin lainnya di lapangan.

Sacik menambahkan, seluruh rangkaian perlombaan yang sebelumnya digelar bagi klien panti telah selesai dilaksanakan. Dengan kondisi kabut asap saat ini, pihaknya lebih memprioritaskan kesehatan dan keselamatan anak serta remaja binaan agar proses pembinaan tetap berlangsung secara aman.

Selain membagikan masker, pihak panti juga melakukan koordinasi dengan instansi terkait, termasuk layanan kesehatan klinik serta UPTD Pelayanan Krisis dan Epidemi Kesehatan.

Koordinasi tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kesehatan akibat paparan asap, terlebih kawasan panti termasuk wilayah yang perlu diwaspadai terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berdasarkan pemetaan risiko InaRISK.

Sacik juga mengimbau para klien untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi kabut asap semakin pekat dan segera melaporkan apabila mengalami keluhan kesehatan. MC Kalsel/Rns

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari
59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional
Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik
BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru
Menatap Indonesia Emas dari Sudut Banjarbaru: Ketika Keluarga Menjadi Jantung Pembangunan Kota
Bupati Kotabaru Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilkades Serentak di TPS Desa Megasari
100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:20 WITA

59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:26 WITA

Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:24 WITA

BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia

Sabtu, 19 September 2026 - 22:07 WITA

Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru

Berita Terbaru