


Pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Banjarmasin masa bakti 2026–2030 resmi dikukuhkan oleh Ketua Umum Pengprov FPTI Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, di kawasan GOR Hasanuddin HM, Jumat (28/8/2026) sore.
Pengukuhan kepengurusan baru ini menjadi momentum bagi FPTI Kota Banjarmasin untuk memperkuat pembinaan atlet sekaligus memperluas pengenalan olahraga panjat tebing kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Ketua Umum Pengprov FPTI Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, meminta jajaran FPTI Banjarmasin membangun sinergi dan komunikasi dengan berbagai pihak dalam menjalankan program pembinaan, terutama untuk mencari serta mengembangkan atlet sejak usia dini.
Menurutnya, pembinaan tidak cukup hanya dilakukan melalui klub, tetapi perlu diperluas dengan kompetisi dan sosialisasi ke sekolah-sekolah.
“Sinergi dan komunikasi bersama sangat penting untuk menyusun program pembinaan usia muda, mencarikan event yang mengasah bakat dan keterampilan, serta memberikan kesempatan kepada anak-anak kita. Sosialisasi juga perlu digencarkan ke sekolah-sekolah, karena mungkin tidak semua mengenal keluarga panjat tebing ini,” ujar Hasnuryadi.
Ia menilai perkembangan olahraga panjat tebing saat ini semakin positif. Prestasi yang diraih Indonesia di Olimpiade Paris menjadi salah satu momentum untuk meningkatkan minat masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap olahraga panjat tebing.
Hasnuryadi berharap tren positif tersebut dapat terus berkembang di daerah. Dengan pembinaan yang terarah dan berkelanjutan, ia optimistis kabupaten/kota di Kalsel dapat melahirkan atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Sementara itu, Ketua Umum FPTI Kota Banjarmasin, Ahmad Zazuli, menegaskan kepengurusan periode 2026–2030 akan berupaya menghidupkan kembali pembinaan dari tingkat akar rumput.
Salah satu langkah yang disiapkan adalah merangkul kembali klub-klub panjat tebing lokal yang sempat vakum. Selain itu, FPTI Banjarmasin juga akan menjalankan program Goes to School untuk memperkenalkan olahraga panjat tebing sekaligus menjaring potensi atlet dari kalangan pelajar.
“Kita sudah berkomunikasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin untuk berkolaborasi dengan sekolah-sekolah. Melalui kerja sama ini, kita ingin menjaring bibit-bibit potensial dari kalangan pelajar untuk terus dibina menjadi atlet berprestasi,” jelas Ahmad Zazuli.
Komitmen tersebut langsung diwujudkan melalui pelaksanaan Bamara Sport Climbing Competition 2026 Sirkuit 2 Kalsel yang dirangkaikan dengan agenda pengukuhan pengurus FPTI Kota Banjarmasin.
Kejuaraan yang mempertandingkan disiplin Lead dan Speed ini diikuti 84 peserta dari 12 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan. Sementara Kabupaten Tanah Bumbu menjadi satu-satunya daerah yang tidak mengirimkan peserta.
Kompetisi tersebut juga memberikan perhatian terhadap kelompok usia muda sebagai bagian dari upaya menjaring calon atlet masa depan.
Para peserta terbagi dalam sejumlah kategori, yakni Lead U-15 Putra sebanyak 10 peserta, Lead U-15 Putri 8 peserta, Speed U-13+U-11 Putra 16 peserta, Speed U-13+U-11 Putri 13 peserta, Lead Umum Putra 22 peserta, Lead Umum Putri 11 peserta, Speed Umum Putra 14 peserta dan Speed Umum Putri 8 peserta.
Kejuaraan berlangsung selama tiga hari. Pada hari pertama, pertandingan diisi babak kualifikasi Lead U-15 putra dan putri serta Lead Umum Putra.
Hari kedua dilanjutkan dengan kualifikasi Speed Umum putra dan putri, kualifikasi Lead Umum Putri, serta babak final Lead U-15 dan Speed Umum.
Sementara hari ketiga diawali dengan kualifikasi Speed U-13+U-11 putra dan putri. Pertandingan kemudian dilanjutkan dengan babak final Lead Umum dan Speed kelompok umur U-13+U-11, sebelum ditutup dengan Upacara Penyerahan Hadiah (UPP).
Melalui penguatan pembinaan, sosialisasi ke sekolah, serta penyelenggaraan kompetisi secara berkelanjutan, FPTI Banjarmasin menargetkan semakin banyak pelajar mengenal olahraga panjat tebing.
Upaya tersebut diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet baru yang dapat dibina secara berkesinambungan, sekaligus menjadi kekuatan baru bagi Banjarmasin dan Kalimantan Selatan untuk meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional. MC Kalsel/tgh












