Sekdaprov Kalsel Kukuhkan Petugas Haji, Tekankan Pelayanan Prima dan Kesehatan

- Kontributor

Kamis, 16 April 2026 - 13:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, mewakili Gubernur Kalimantan Selatan, resmi mengukuhkan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin di Aula Embarkasi Haji Banjarmasin, Banjarbaru, Kamis (16/4/2026).

Pengukuhan ini menjadi bagian dari upaya optimalisasi persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 di Kalimantan Selatan. Sebanyak 121 petugas dikukuhkan, terdiri dari 23 orang berdasarkan SK Menteri Agama, 73 orang berdasarkan SK Kepala Kantor Wilayah, dan 25 orang dari Petugas Haji Daerah (PHD).

Dalam sambutannya, Syarifuddin berharap para petugas yang telah dikukuhkan dapat memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik dan kesehatan selama bertugas di Tanah Suci.

“Kami berharap para petugas dapat melayani jemaah haji dengan maksimal. Yang terpenting, petugas juga harus menjaga fisik dan kesehatan agar proses pelayanan berjalan lancar tanpa kendala,” ujarnya.

Syarifuddin mengungkapkan bahwa kuota jemaah haji Kalimantan Selatan tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan, dari sekitar 3.500 jemaah pada tahun sebelumnya menjadi sekitar 5.000 jemaah tahun ini. Peningkatan tersebut merupakan kebijakan pemerintah pusat yang mengedepankan prinsip keadilan dalam distribusi kuota antarprovinsi.

“Hal ini memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat yang telah lama mengantre untuk menunaikan ibadah haji,” tambahnya.

Ia juga memastikan bahwa seluruh aspek teknis pemberangkatan telah dipersiapkan secara matang. Berdasarkan informasi dari kementerian terkait, kesiapan operasional haji telah mencapai 100 persen, termasuk jadwal keberangkatan yang sudah terperinci.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Kalimantan Selatan, Eddy Khairany, menegaskan kesiapan sarana dan prasarana di Asrama Haji, termasuk penerapan layanan One Stop Service. Layanan ini memungkinkan jemaah menyelesaikan proses administrasi, penyerahan paspor, hingga penerimaan biaya hidup dalam satu lokasi tanpa antrean panjang.

Eddy juga menyampaikan bahwa pelayanan bagi jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas menjadi prioritas tahun ini. PPIH telah menyiapkan kamar dan fasilitas khusus yang strategis untuk memudahkan mobilitas mereka.

“Petugas akan proaktif mendatangi kamar jemaah lansia dan disabilitas untuk menyerahkan perlengkapan dan dokumen, sehingga mereka dapat lebih banyak beristirahat sebelum keberangkatan,” jelasnya.

Total jemaah yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Banjarmasin mencapai sekitar 6.800 orang, yang terbagi dalam 19 kelompok terbang (kloter), terdiri dari 5.128 jemaah asal Kalimantan Selatan (14 kloter) dan sekitar 1.500 jemaah asal Kalimantan Tengah (5 kloter).

Kloter pertama dijadwalkan masuk Asrama Haji pada 23 Mei 2026 dan akan diberangkatkan ke Arab Saudi pada 24 Mei 2026 pukul 00.05 WITA.

Terkait risiko kesehatan, khususnya pada jemaah lansia, Eddy memastikan bahwa mitigasi telah dilakukan sejak awal melalui pemeriksaan kesehatan ketat di daerah asal.

“Tim medis telah menyiapkan langkah mitigasi jauh sebelum keberangkatan untuk memastikan seluruh jemaah dapat beribadah secara optimal dan meminimalkan kemungkinan penundaan keberangkatan,” ujarnya.

Dengan persiapan yang matang, diharapkan seluruh jemaah haji asal Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah dapat berangkat dalam kondisi sehat serta memperoleh pelayanan terbaik, sehingga dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan kembali sebagai haji yang mabrur. MC Kalsel/Jml

Berita Terkait

Dinsos Kalsel Gelar Rakor Teknis Perencanaan, Perkuat Program Kesejahteraan Sosial 2026–2027
Pelayanan Anak Tetap Berjalan Normal Meski PPRSAR Mulia Satria Terapkan WFH
Bidang Penanganan Bencana Dinsos Kalsel Tetap Siaga, WFH Tidak Berlaku
Pelayanan Tetap Berjalan, Dinsos Kalsel Terapkan WFH dengan Sistem Piket dan Posko Siaga
Apresiasi Cita Rasa Lokal, Sekdaprov Kalsel: Konsumsi Ramah Lansia Jadi Fokus Haji Kalsel 2026
Sekda Kalsel Tekankan Perbaikan Berkelanjutan Pelayanan Publik Berdasarkan Penilaian Ombudsman 2025
Dinas PMD Kalsel Perkuat Pembinaan dan Pemasaran, Dorong BUMDesa Naik Kelas Jadi Maju
Pemprov Kalsel Gelar Sosialisasi SPM Pekerjaan Umum untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Air Minum dan Sanitasi

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:23 WITA

Dinsos Kalsel Gelar Rakor Teknis Perencanaan, Perkuat Program Kesejahteraan Sosial 2026–2027

Kamis, 16 April 2026 - 18:21 WITA

Pelayanan Anak Tetap Berjalan Normal Meski PPRSAR Mulia Satria Terapkan WFH

Kamis, 16 April 2026 - 18:18 WITA

Bidang Penanganan Bencana Dinsos Kalsel Tetap Siaga, WFH Tidak Berlaku

Kamis, 16 April 2026 - 18:16 WITA

Pelayanan Tetap Berjalan, Dinsos Kalsel Terapkan WFH dengan Sistem Piket dan Posko Siaga

Kamis, 16 April 2026 - 14:02 WITA

Sekda Kalsel Tekankan Perbaikan Berkelanjutan Pelayanan Publik Berdasarkan Penilaian Ombudsman 2025

Berita Terbaru

Adv Tanah Bumbu

Rekomendasi Strategis sebagai Rujukan Pembangunan Daerah

Kamis, 16 Apr 2026 - 14:41 WITA