Pelayanan Anak Tetap Berjalan Normal Meski PPRSAR Mulia Satria Terapkan WFH

- Kontributor

Kamis, 16 April 2026 - 18:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Anak dan Remaja (PPRSAR) Mulia Satria tetap memastikan pelayanan dan pembinaan kepada anak-anak berjalan optimal meskipun menerapkan sistem kerja dari rumah (work from home/WFH) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepala PPRSAR Mulia Satria, Sacik Kartikowati, menjelaskan bahwa penerapan WFH tidak dilakukan secara penuh, melainkan dengan sistem pembagian kehadiran pegawai di kantor.

“Tidak murni semua bekerja dari rumah. Kami tetap menerapkan sistem perwakilan di setiap seksi untuk masuk kantor, dengan pola kerja bergilir,” ujar Sacik, Banjarbaru, Kamis (16/4/2026).

Menurutnya, dari total sekitar 90 pegawai, setiap harinya terdapat sekitar 27 hingga 30 orang atau sekitar 30 persen yang tetap bertugas di kantor. Hal ini dilakukan untuk memastikan operasional panti tetap berjalan, khususnya pada aspek teknis seperti tata usaha (TU), pengelolaan listrik, air, serta administrasi lainnya.

Selain itu, layanan pembinaan dan bimbingan kepada anak-anak juga tetap menjadi prioritas utama. Sacik menegaskan bahwa kegiatan anak-anak di panti tidak mengalami gangguan.

“Untuk pelayanan pembinaan, tetap harus standby. Kegiatan anak-anak berjalan seperti biasa, karena kami juga didukung oleh instruktur atau pendamping dari luar yang sudah berkompeten,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya tetap menyiapkan petugas piket dari internal untuk mendukung pendampingan, termasuk pada hari Sabtu. Sementara itu, untuk unit layanan yang bersifat vital seperti dapur, tenaga kebersihan, dan keamanan (satpam), tetap bekerja seperti biasa tanpa sistem libur, guna menjaga keberlangsungan operasional panti.

Terkait pegawai yang menjalankan WFH, Sacik menyebutkan bahwa pengawasan tetap dilakukan, meskipun saat ini pihaknya masih menunggu kejelasan sistem absensi dari pemerintah pusat.

“Kami masih menunggu sistem absensi dari Kominfo, apakah nanti menggunakan titik koordinat atau sistem lainnya, agar dapat memastikan pegawai benar-benar bekerja dari rumah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini tidak terdapat kendala berarti dalam penerapan sistem kerja tersebut. PPRSAR Mulia Satria tetap berkomitmen menjaga kualitas layanan serta memastikan kebutuhan dan pembinaan anak-anak tetap terpenuhi dengan baik.

“Sejauh ini tidak ada kendala. Yang terpenting, pelayanan kepada anak-anak tetap berjalan dan menjadi prioritas kami,” tutupnya. MC Kalsel/Rns

Berita Terkait

Dinsos Kalsel Gelar Rakor Teknis Perencanaan, Perkuat Program Kesejahteraan Sosial 2026–2027
Bidang Penanganan Bencana Dinsos Kalsel Tetap Siaga, WFH Tidak Berlaku
Pelayanan Tetap Berjalan, Dinsos Kalsel Terapkan WFH dengan Sistem Piket dan Posko Siaga
Apresiasi Cita Rasa Lokal, Sekdaprov Kalsel: Konsumsi Ramah Lansia Jadi Fokus Haji Kalsel 2026
Sekda Kalsel Tekankan Perbaikan Berkelanjutan Pelayanan Publik Berdasarkan Penilaian Ombudsman 2025
Dinas PMD Kalsel Perkuat Pembinaan dan Pemasaran, Dorong BUMDesa Naik Kelas Jadi Maju
Pemprov Kalsel Gelar Sosialisasi SPM Pekerjaan Umum untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Air Minum dan Sanitasi
Sekdaprov Kalsel Kukuhkan Petugas Haji, Tekankan Pelayanan Prima dan Kesehatan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:23 WITA

Dinsos Kalsel Gelar Rakor Teknis Perencanaan, Perkuat Program Kesejahteraan Sosial 2026–2027

Kamis, 16 April 2026 - 18:21 WITA

Pelayanan Anak Tetap Berjalan Normal Meski PPRSAR Mulia Satria Terapkan WFH

Kamis, 16 April 2026 - 18:18 WITA

Bidang Penanganan Bencana Dinsos Kalsel Tetap Siaga, WFH Tidak Berlaku

Kamis, 16 April 2026 - 18:16 WITA

Pelayanan Tetap Berjalan, Dinsos Kalsel Terapkan WFH dengan Sistem Piket dan Posko Siaga

Kamis, 16 April 2026 - 14:02 WITA

Sekda Kalsel Tekankan Perbaikan Berkelanjutan Pelayanan Publik Berdasarkan Penilaian Ombudsman 2025

Berita Terbaru

Adv Tanah Bumbu

Rekomendasi Strategis sebagai Rujukan Pembangunan Daerah

Kamis, 16 Apr 2026 - 14:41 WITA