Pelayanan Tetap Berjalan, Dinsos Kalsel Terapkan WFH dengan Sistem Piket dan Posko Siaga

- Kontributor

Kamis, 16 April 2026 - 18:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, M. Farhanie, memastikan bahwa penerapan kebijakan Work From Home (WFH) tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan bencana dan operasional panti sosial.

Menurut Farhanie, meskipun terjadi perubahan sistem kerja dari sebelumnya enam hari menjadi lima hari kerja, pihaknya tetap menyiapkan petugas piket, termasuk pada hari Sabtu. Hal ini dilakukan untuk menjaga kesinambungan layanan, terutama pada sektor yang bersifat darurat.

“Dalam surat edaran, sudah jelas bahwa ada beberapa pengecualian dari WFH, salah satunya penanganan bencana. Jadi untuk bidang ini tetap berjalan seperti biasa,” ujar Farhanie, Banjarmasin, Kamis (16/4/2026).

Ia menjelaskan, sebelum kebijakan WFH diterapkan, Dinas Sosial Kalsel telah lebih dulu melakukan langkah antisipasi dengan mendirikan posko siaga bencana. Posko tersebut berada di Banjarbaru dan kantor lama di Banjarmasin, guna menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Tim penanganan bencana kami sudah lebih dulu siaga, mendirikan posko, dan menjalankan sistem piket. Jadi ketika WFH diberlakukan, kami tinggal menyesuaikan dengan tetap menunjuk petugas secara bergiliran,” jelasnya.

Penjadwalan petugas selama WFH, lanjut Farhanie, telah disusun oleh Kepala Bidang Penanganan Bencana, sehingga operasional posko tetap berjalan setiap hari tanpa henti.

“Seperti yang disampaikan, posko ini tidak ada liburnya. Artinya tetap berjalan terus,” tambahnya.

Selain itu, pengawasan dan pengendalian juga diperketat. Farhanie menginstruksikan seluruh kepala panti untuk memastikan pelayanan tetap optimal. Ia juga menugaskan Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial untuk melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala.

“Setiap minggu dilakukan monitoring, termasuk di hari Sabtu. Ini untuk memastikan pelayanan tetap berjalan dan tidak ada kendala,” katanya.

Dengan langkah tersebut, Farhanie optimistis pelayanan kepada masyarakat, termasuk kunjungan ke panti sosial, tetap berjalan dengan baik meskipun dalam kondisi WFH.

“Insya Allah pelayanan tidak terganggu. Kami tetap bertugas untuk masyarakat,” tutupnya. MC Kalsel/Rns

Berita Terkait

Dinsos Kalsel Gelar Rakor Teknis Perencanaan, Perkuat Program Kesejahteraan Sosial 2026–2027
Pelayanan Anak Tetap Berjalan Normal Meski PPRSAR Mulia Satria Terapkan WFH
Bidang Penanganan Bencana Dinsos Kalsel Tetap Siaga, WFH Tidak Berlaku
Apresiasi Cita Rasa Lokal, Sekdaprov Kalsel: Konsumsi Ramah Lansia Jadi Fokus Haji Kalsel 2026
Sekda Kalsel Tekankan Perbaikan Berkelanjutan Pelayanan Publik Berdasarkan Penilaian Ombudsman 2025
Dinas PMD Kalsel Perkuat Pembinaan dan Pemasaran, Dorong BUMDesa Naik Kelas Jadi Maju
Pemprov Kalsel Gelar Sosialisasi SPM Pekerjaan Umum untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Air Minum dan Sanitasi
Sekdaprov Kalsel Kukuhkan Petugas Haji, Tekankan Pelayanan Prima dan Kesehatan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:23 WITA

Dinsos Kalsel Gelar Rakor Teknis Perencanaan, Perkuat Program Kesejahteraan Sosial 2026–2027

Kamis, 16 April 2026 - 18:21 WITA

Pelayanan Anak Tetap Berjalan Normal Meski PPRSAR Mulia Satria Terapkan WFH

Kamis, 16 April 2026 - 18:18 WITA

Bidang Penanganan Bencana Dinsos Kalsel Tetap Siaga, WFH Tidak Berlaku

Kamis, 16 April 2026 - 18:16 WITA

Pelayanan Tetap Berjalan, Dinsos Kalsel Terapkan WFH dengan Sistem Piket dan Posko Siaga

Kamis, 16 April 2026 - 14:02 WITA

Sekda Kalsel Tekankan Perbaikan Berkelanjutan Pelayanan Publik Berdasarkan Penilaian Ombudsman 2025

Berita Terbaru

Adv Tanah Bumbu

Rekomendasi Strategis sebagai Rujukan Pembangunan Daerah

Kamis, 16 Apr 2026 - 14:41 WITA