




PAUD Citra Indonesia kembali memperingati Hari Kartini dengan menggelar kegiatan kreatif bertema Kreasi Daur Ulang. Kegiatan ini diikuti sebanyak 110 siswa dari tingkat Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-Kanak (TK), dengan total hadiah yang disediakan mencapai Rp1.700.000,00.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta menampilkan berbagai kostum unik hasil olahan bahan daur ulang. Penilaian dilakukan oleh dewan juri dengan fokus pada tingkat kreativitas dalam pembuatan kostum, serta kemampuan memanfaatkan limbah menjadi karya bernilai.
Owner PAUD Citra Indonesia, Widi Sulistiyowati, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang peringatan Hari Kartini, tetapi juga sarana edukasi bagi anak-anak sejak dini untuk peduli terhadap lingkungan.
“Melalui tema kreasi daur ulang ini, kami ingin menanamkan kepada anak-anak bahwa sampah yang sering dianggap tidak berguna sebenarnya bisa diolah menjadi sesuatu yang kreatif dan bernilai. Ini juga menjadi bentuk penghargaan terhadap semangat Kartini yang identik dengan kreativitas dan kemandirian,” ujarnya di Banjarbaru, Sabtu (18/4/2026).
Sementara itu, Lurah Guntung Paikat, Reza Pahlevi, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas inisiatif PAUD Citra Indonesia dalam mengedukasi pengelolaan sampah sejak usia dini.
“Sesuai arahan dari Menteri Lingkungan Hidup dan juga Ibu Wali Kota Banjarbaru terkait pengelolaan sampah, momentum seperti ini sangat penting. Terlebih dalam rangka Hari Jadi Kota Banjarbaru nanti juga akan dideklarasikan komitmen pengelolaan sampah,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa pengelolaan sampah sejatinya dimulai dari rumah tangga. Peran keluarga, khususnya para ibu, sangat penting dalam memilah sampah organik dan anorganik yang dapat didaur ulang menjadi produk bernilai ekonomi.
“Saya sangat mengapresiasi anak-anak di sini yang sudah diajarkan oleh orang tuanya bagaimana memilah sampah dari rumah. Ini langkah kecil yang berdampak besar bagi lingkungan ke depan,” tambahnya.
Reza berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran lingkungan sejak dini di tengah masyarakat.
Kegiatan ini pun berlangsung meriah dan penuh antusias, sekaligus menjadi bukti bahwa edukasi lingkungan dapat dikemas secara menyenangkan dan inspiratif bagi anak-anak. MC Kalsel/scw
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id












