TANAH BUMBU, RADARBANUA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu dari Fraksi PKB yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi III, Andi Asdar, melaksanakan kegiatan reses di Desa Danau Indah, Kecamatan Batulicin, pada Sabtu (12/4/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi, khususnya terkait infrastruktur jalan yang dinilai sangat mendesak.
Dalam pertemuan itu, warga secara kompak meminta pemerintah daerah segera melakukan peningkatan jalan penghubung antara Desa Danau Indah, Kecamatan Batulicin, menuju Desa Rejowinangun, Kecamatan Karang Bintang.
Masyarakat menilai kondisi jalan saat ini masih belum memadai untuk menunjang aktivitas sehari-hari, terutama dalam mendukung mobilitas ekonomi, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga kebutuhan dasar lainnya.
Menanggapi hal tersebut, Andi Asdar mengungkapkan bahwa jalan penghubung tersebut sebenarnya telah mendapatkan penanganan awal melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sekitar dua tahun lalu.
“Jalan ini sudah dilakukan pengerasan oleh TMMD dua tahun yang lalu, tinggal peningkatan jalannya sepanjang 4,8 kilometer,” ujar Andi Asdar.
Ia menegaskan, keberadaan jalan tersebut sangat vital bagi masyarakat karena menjadi jalur utama dalam berbagai aktivitas penting.
“Ini merupakan akses ekonomi masyarakat untuk membawa hasil panen perkebunan, akses anak-anak menuju sekolah, akses ke Puskesmas, hingga jalur menuju pasar,” jelasnya.
Lebih lanjut, Andi Asdar juga menyampaikan bahwa usulan peningkatan jalan tersebut telah masuk dalam prioritas pembahasan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan.
“Saya sudah menjelaskan kepada warga bahwa jalan tersebut sudah masuk prioritas Musrenbang kecamatan. Semoga pada tahun 2027 bisa diakomodasi oleh PUPR sebagai salah satu proyek prioritas pemerintah daerah, baik melalui APBD maupun diajukan sebagai proyek Inpres Jalan,” tambahnya.
Melalui kegiatan reses ini, diharapkan aspirasi masyarakat dapat tersampaikan secara maksimal dan menjadi perhatian serius pemerintah daerah, sehingga pembangunan yang dilakukan benar-benar tepat sasaran serta berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.












