Ribuan Wisatawan Padati Puncak Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e 2026 di Tanah Bumbu, Ekonomi Lokal Ikut Bergeliat

- Kontributor

Senin, 27 April 2026 - 19:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATULICIN – Ribuan wisatawan dari berbagai daerah memadati Pantai Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, pada Puncak Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e 2026, Minggu (26/4/2026). Gelaran ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-23 Kabupaten Tanah Bumbu.

Festival budaya yang berlangsung sejak 12 hingga 26 April 2026 ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian tradisi pesisir, tetapi juga terbukti meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Kehadiran pengunjung dalam jumlah besar memberi dampak nyata bagi pelaku UMKM dan pedagang kaki lima.

Nisa, pedagang minuman dingin, mengaku pendapatannya meningkat selama festival berlangsung.

“Banyaknya kegiatan membuat dagangan kami lebih laris,” ujarnya penuh syukur.

Hal serupa dirasakan Raisah, warga Sebamban, yang terkesan dengan kemeriahan Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e tahun ini dan berharap kegiatan serupa digelar lebih meriah di masa mendatang.

Sementara itu, Ariyadi, warga Pagatan, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif atas terselenggaranya acara yang berlangsung meriah dan penuh kebersamaan.

Pada Puncak Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e di isi dengan syukuran di tengah laut sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil laut yang melimpah.

Syukuran di atas kapal menjadi simbol kebersamaan, doa, dan rasa terima kasih nelayan kepada Sang Pencipta.

Prosesi dipimpin oleh Sandro, didampingi Ketua Lembaga Ade Ogi serta tokoh masyarakat setempat.

Suasana semakin semarak dengan parade kapal hias yang turut meramaikan rangkaian acara.

Pada puncaknya, rombongan menuju titik tertentu di laut untuk melaksanakan doa bersama.

Usai prosesi di laut, kegiatan berlanjut di darat dengan jamuan makanan tradisional yang ditancapkan pada batang pisang berhias. Masyarakat dipersilakan mengambil sajian tersebut, bahkan tampak berebut dengan penuh keceriaan sebagai simbol mencari berkah.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif, melalui Sekretaris Daerah Yulian Herawati, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur masyarakat nelayan atas limpahan rezeki dari laut.

“Di tengah laut ini, kita duduk bersama, makan bersama, tanpa sekat, menegaskan nilai kebersamaan, gotong royong, dan persatuan yang menjadi kekuatan masyarakat Tanah Bumbu,” ujarnya.

Ia menambahkan, kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan menjaga identitas budaya dan kearifan lokal.

Momentum Mappanre Ri Tasi’e juga menjadi ajakan untuk memperkuat komitmen menjaga kelestarian laut.

Pemerintah daerah berkomitmen mendukung nelayan melalui pembangunan infrastruktur pesisir, akses permodalan, penguatan kelembagaan, serta pengembangan pariwisata berbasis budaya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan Rusma Khazairin, mengajak masyarakat untuk semakin mencintai dan melestarikan laut dengan menjaga kebersihan pesisir, menghindari penangkapan ikan yang merusak, serta mendukung program pelestarian ekosistem laut. (Win/Wan)

Berita Terkait

Pemkab Tanah Bumbu Gelar Dialektika Produk Hukum Daerah 2026, Dorong Percepatan Pembangunan Daerah
Bupati Tanah Bumbu Apresiasi Kreativitas Siswa SLB di Perpisahan Akhir Tahun Pembelajaran 2025/2026
Sinergi Dunia Usaha dan Pendidikan di Tanah Bumbu, Tingkatkan Kualitas SDM dan Tenaga Kerja Kompeten
Wamenko Pangan RI Tinjau KSPEAN di Tanah Bumbu, Pemkab Dukung Integrasi Sapi-Sawit
Peresmian 8 MPP Baru oleh Menteri PANRB, Tanah Bumbu Jadi Bagian dari Peresmian Nasional
Zikir dan Khataman Quran Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah di Bumi Bersujud Tanah Bumbu
Tanah Bumbu Tegaskan Sinergi Pembangunan, Dari Ketahanan Pangan hingga Hilirisasi Industri
Bupati Tanbu Sampaikan Raperda Tentang Perubahan Atas Perda Nomor 11 Tahun 2018, Perkuat Peran dan Keterwakilan Perempuan di BPD

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:12 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Gelar Dialektika Produk Hukum Daerah 2026, Dorong Percepatan Pembangunan Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:11 WITA

Sinergi Dunia Usaha dan Pendidikan di Tanah Bumbu, Tingkatkan Kualitas SDM dan Tenaga Kerja Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:10 WITA

Wamenko Pangan RI Tinjau KSPEAN di Tanah Bumbu, Pemkab Dukung Integrasi Sapi-Sawit

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:34 WITA

Peresmian 8 MPP Baru oleh Menteri PANRB, Tanah Bumbu Jadi Bagian dari Peresmian Nasional

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:49 WITA

Zikir dan Khataman Quran Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah di Bumi Bersujud Tanah Bumbu

Berita Terbaru