Bappeda Kalsel Matangkan Penetapan Lokus Pokja PKP 2027, Perkuat Sinergi Dukung Program 3 Juta Rumah

- Kontributor

Senin, 29 Juni 2026 - 09:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam upaya mewujudkan perencanaan pembangunan yang terpadu, efektif, dan tepat sasaran di sektor Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Persiapan Penetapan Lokasi Prioritas (Lokus) Kelompok Kerja (Pokja) PKP Tahun 2027 secara daring, Senin (29/6/2026).

Rapat tersebut menjadi langkah awal untuk membahas sekaligus mempersiapkan penetapan lokasi prioritas kegiatan Pokja PKP sebagai bagian dari penyusunan perencanaan pembangunan Tahun Anggaran 2027. Kegiatan ini juga menjadi forum koordinasi lintas sektor guna menyelaraskan program pembangunan perumahan dan kawasan permukiman di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan, Suprapti Tri Astuti, dalam arahannya menegaskan bahwa pertemuan tersebut memiliki peran strategis dalam menyelaraskan program kerja dan memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan agar pembangunan sektor PKP Tahun Anggaran 2027 dapat berjalan secara optimal.

“Pertemuan hari ini memiliki nilai yang sangat strategis dalam menyelaraskan program kerja dan komitmen lintas sektor demi tercapainya pembangunan sektor Perumahan dan Kawasan Permukiman Tahun Anggaran 2027 yang optimal,” ujarnya.

Ia mengatakan, langkah persiapan tersebut menjadi semakin penting mengingat pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk mendukung agenda strategis nasional melalui Program 3 Juta Rumah. 

Menurutnya, Kalimantan Selatan harus mampu mengintegrasikan program penyediaan rumah layak huni dan penanganan kawasan permukiman kumuh secara terpadu, baik melalui sinergi vertikal dengan pemerintah pusat maupun kolaborasi horizontal antarperangkat daerah.

“Sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah, Kalimantan Selatan harus mampu mengintegrasikan program penyediaan rumah layak huni dan penanganan permukiman kumuh secara vertikal maupun horizontal agar target pembangunan dapat tercapai secara efektif,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Astuti menyampaikan tiga poin utama yang menjadi fokus pembahasan pada rapat persiapan penetapan lokus Pokja PKP Tahun 2027.

Pertama, penyusunan daftar Readiness Criteria (RC) atau kriteria kesiapan yang memuat kebutuhan data spesifik dari masing-masing perangkat daerah maupun instansi vertikal. Dokumen tersebut nantinya menjadi persyaratan yang harus dipenuhi oleh pemerintah kabupaten/kota dalam mengajukan usulan program sehingga siap secara teknis maupun administratif.

Kedua, sinkronisasi timeline perencanaan antarinstansi guna memastikan seluruh tahapan penyusunan program Tahun Anggaran 2027 berjalan selaras, terkoordinasi, dan tidak saling berbenturan.

Ketiga, pembaruan informasi terkait hibah dan bantuan melalui konsolidasi data yang terintegrasi dalam basis data By Name By Address (BNBA). Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan akurasi sasaran penerima manfaat sekaligus menghindari terjadinya tumpang tindih program.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pelaksanaan Program 3 Juta Rumah di Kalimantan Selatan sangat bergantung pada kesiapan data, koordinasi lintas sektor, serta kontribusi aktif seluruh instansi yang tergabung dalam Pokja PKP.

“Kontribusi aktif serta kesiapan data dukung dari seluruh instansi sangat menentukan keberhasilan kita dalam mengawal program nasional ini di Banua. Mari kita manfaatkan forum ini secara optimal untuk menghasilkan perencanaan yang berkualitas dan tepat sasaran,” pungkasnya.

Melalui rapat persiapan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap proses penetapan lokasi prioritas Pokja PKP Tahun 2027 dapat berlangsung lebih terarah, didukung data yang valid, serta mampu memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan perumahan dan kawasan permukiman yang berkelanjutan di Banua. MC Kalsel/dam

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan
BKPRMI Kalsel Perkuat Silaturahmi Lewat Fun Gowes di Milad ke-49
Banjarmasin Juara Umum Kejurprov Anggar Kalsel, Borong 15 Medali Emas
DPPPAKB Kalsel Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Video Pendek Perlindungan Perempuan dan Anak
Gubernur Kalsel Resmi Buka Banua Competition 2026, Dorong Generasi Muda Miliki Mental Kompetitif dan Berdaya Saing
Lepas Kontingen Peksiminas, Gubernur Kalsel Pesan Kontingen Harumkan Nama dan Marwah Banua
DPKP Kalsel Dorong Kabupaten/Kota Jemput Bola Tingkatkan Registrasi PSAT PDUK
BI Kalsel: Gerakan Pangan Murah Jadi Langkah Konkret Stabilkan Harga

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 12:04 WITA

100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Jumat, 4 September 2026 - 11:52 WITA

BKPRMI Kalsel Perkuat Silaturahmi Lewat Fun Gowes di Milad ke-49

Kamis, 3 September 2026 - 23:50 WITA

Banjarmasin Juara Umum Kejurprov Anggar Kalsel, Borong 15 Medali Emas

Kamis, 3 September 2026 - 17:31 WITA

DPPPAKB Kalsel Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Video Pendek Perlindungan Perempuan dan Anak

Kamis, 3 September 2026 - 11:00 WITA

Gubernur Kalsel Resmi Buka Banua Competition 2026, Dorong Generasi Muda Miliki Mental Kompetitif dan Berdaya Saing

Berita Terbaru

Adv Kotabaru

Pemkab Kotabaru Buka Rakor Karhutla dan Bencana Kekeringan

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:13 WITA

Adv Kotabaru

Rakor TIMPORA Kotabaru Dorong Pengawasan Orang Asing Lintas Sektor

Selasa, 8 Sep 2026 - 20:11 WITA