Gubernur Kalsel Canangkan Tanah Laut sebagai Sentra Jagung Kalsel, Perkuat Swasembada Pangan Nasional

- Kontributor

Senin, 29 Juni 2026 - 17:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Tanah Laut resmi dicanangkan sebagai sentra jagung Provinsi Kalimantan Selatan. Pencanangan yang dipimpin Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, di lahan panen jagung Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Senin (29/6/2026), menjadi tonggak baru dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah pusat.

Gubernur Kalsel, H. Muhidin mengatakan, penetapan Tanah Laut sebagai sentra jagung merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produksi jagung sebagai komoditas penting, tidak hanya untuk kebutuhan pangan, tetapi juga sebagai bahan baku utama industri pakan ternak yang berperan besar dalam menjaga stabilitas sektor peternakan dan industri pangan.

“Alhamdulillah, hari ini kita bangga bisa mencanangkan Kabupaten Tanah Laut sebagai sentra jagung Provinsi Kalimantan Selatan. Ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional,” ujarnya.

Muhidin menegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen mempercepat pengembangan kawasan jagung melalui optimalisasi lahan perkebunan, lahan tidur, hingga pola tumpang sari. 

Menurutnya, lahan yang sebelumnya dianggap tidak produktif pun dapat dimanfaatkan menjadi lahan pertanian dengan penerapan teknologi yang tepat.

Ia mengapresiasi inovasi yang dilakukan jajaran Polda Kalimantan Selatan dalam mengelola lahan dengan tingkat keasaman tinggi hingga dapat ditanami jagung secara optimal. Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi contoh bagi seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.

“Kami mengajak seluruh bupati dan wali kota bersama-sama memanfaatkan lahan-lahan yang masih kosong agar bisa ditanami jagung. Dengan kolaborasi pemerintah daerah, Polda, DPRD, dan Dinas Pertanian, kita optimistis produksi jagung Kalsel akan terus meningkat,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap petani, Pemprov Kalsel bersama Polda Kalsel juga menyiapkan empat unit alat pengering jagung (dryer) dan lima unit traktor yang akan dimanfaatkan kelompok tani di Kabupaten Tanah Laut untuk meningkatkan kualitas hasil panen dan efisiensi pengolahan lahan.

Sementara itu, Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan mengungkapkan, pengembangan sentra jagung telah dimulai sejak awal 2025 melalui berbagai pembenahan, mulai dari stabilisasi harga, peningkatan produksi, hingga penyusunan tabel refaksi jagung yang menjadi acuan penentuan harga berdasarkan kadar air.

Menurutnya, pada awal program harga jagung di tingkat petani hanya berkisar Rp1.800 hingga Rp2.000 per kilogram. Untuk meningkatkan semangat petani, Polda melalui Perskopol membeli hasil panen dengan harga Rp3.600 per kilogram sehingga memberikan kepastian harga yang lebih baik.

“Kami juga berkolaborasi dengan Universitas Lambung Mangkurat menyusun tabel refaksi yang kini menjadi salah satu yang pertama di Indonesia. Harapannya, petani mendapatkan harga yang lebih adil sesuai kualitas jagung yang dihasilkan,” ujarnya.

Rosyanto menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, Polri, Bulog, akademisi, penyuluh pertanian, dunia usaha, dan petani menjadi kunci keberhasilan peningkatan produksi jagung di Kalimantan Selatan.

Selain memastikan ketersediaan alat pertanian, pihaknya juga telah menyiapkan sistem penyediaan benih, distribusi pupuk, hingga mekanisme pembelian hasil panen agar petani tidak mengalami kesulitan selama masa tanam maupun panen.

Ia optimistis pencanangan Tanah Laut sebagai sentra jagung akan menjadi model pengembangan bagi kabupaten dan kota lain di Kalimantan Selatan sehingga mampu meningkatkan luas tanam, produktivitas, dan kesejahteraan petani secara berkelanjutan. MC Kalsel/tgh

Berita Terkait

ABTI Kalsel Siapkan 10 Atlet Hadapi PON Pantai 2026, Bidik Peningkatan Prestasi
Fourfeo PWI-Adaro Perkuat Silaturahmi, Matangkan Persiapan Wartawan Kalsel Menuju Porwanas Lampung 
Lindungi Hak Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan SKK Penagihan Rp3,25 Miliar ke Kejari Kotabaru
BPSDMD Kalsel Tutup Pelatihan Manajemen Risiko 2026, Dorong ASN Perkuat Budaya Sadar Risiko
Diskop UKM Kalsel Gelar Ceramah Agama, Perkuat Keimanan dan Integritas Aparatur
Kunjungan Edukasi ke Amanah Borneo Park, PAUD Citra Indonesia Kenalkan Anak pada Alam dan Pengalaman Belajar Langsung
Dispersip Kalsel Hadirkan Layanan Referensi untuk Permudah Akses Informasi Masyarakat
Dislautkan Kalsel Gelar Aksi Bersih-Bersih Pantai Angsana, Perkuat Gerakan Indonesia Asri

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:06 WITA

ABTI Kalsel Siapkan 10 Atlet Hadapi PON Pantai 2026, Bidik Peningkatan Prestasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:05 WITA

Fourfeo PWI-Adaro Perkuat Silaturahmi, Matangkan Persiapan Wartawan Kalsel Menuju Porwanas Lampung 

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:06 WITA

Lindungi Hak Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan SKK Penagihan Rp3,25 Miliar ke Kejari Kotabaru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:09 WITA

Diskop UKM Kalsel Gelar Ceramah Agama, Perkuat Keimanan dan Integritas Aparatur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:45 WITA

Kunjungan Edukasi ke Amanah Borneo Park, PAUD Citra Indonesia Kenalkan Anak pada Alam dan Pengalaman Belajar Langsung

Berita Terbaru