Dorong Ekonomi Hijau, Dishut Kalsel Siapkan Pokja JREDD+ dan Rimba Mart

- Kontributor

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan terus mematangkan pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Penyiapan dan Pengembangan Program Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation Plus (REDD+) Berbasis Yurisdiksional (JREDD+), sekaligus mempersiapkan penyelenggaraan Rimba Mart sebagai ajang promosi produk Kelompok Tani Hutan (KTH) dan pelaku Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL).

Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Dinas Kehutanan Kalsel dalam mendukung target penurunan emisi gas rumah kaca dari sektor kehutanan, sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat di dalam dan sekitar kawasan hutan.

Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Fathimatuzzahra, mengatakan pematangan kedua agenda tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi bersama pejabat administrator dan pengawas (Eselon III dan IV) di lingkup Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel.

Dalam rapat tersebut, dibahas berbagai aspek teknis dan kelembagaan untuk mendukung implementasi Program JREDD+ di Kalimantan Selatan. Pembahasan mencakup penyiapan kebijakan, penguatan kelembagaan, penyusunan data emisi dan data spasial, sistem Monitoring, Reporting and Verification (MRV), penyusunan Benefit Sharing Mechanism, hingga fasilitasi investasi dan perdagangan karbon sektor kehutanan.

Selain itu, turut dibahas konsep pelaksanaan Rimba Mart yang akan menjadi media promosi, pemasaran, edukasi, dan transaksi produk unggulan hasil rehabilitasi hutan dan lahan, perhutanan sosial, serta usaha kehutanan masyarakat melalui konsep forest marketplace yang modern dan berkelanjutan.

“Melalui pembentukan Pokja JREDD+, diharapkan seluruh tahapan penyiapan program dapat berjalan secara terintegrasi. Sementara melalui Rimba Mart, produk-produk unggulan hasil hutan bukan kayu (HHBK), hasil rehabilitasi hutan dan lahan, serta produk Kelompok Tani Hutan diharapkan semakin dikenal masyarakat, memiliki daya saing, dan mampu memperluas akses pasar,” ujar Fathimatuzzahra, Senin (27/7/2026).

Menurutnya, kedua agenda tersebut merupakan bagian dari transformasi sektor kehutanan yang tidak hanya berorientasi pada pelestarian hutan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Keberhasilan pembangunan kehutanan tidak hanya diukur dari terjaganya tutupan hutan, tetapi juga dari meningkatnya kesejahteraan masyarakat yang hidup di sekitar kawasan hutan. Oleh karena itu, sinergi seluruh bidang di Dinas Kehutanan sangat diperlukan agar penyiapan Program JREDD+ dan pengembangan Rimba Mart dapat berjalan optimal, terintegrasi, dan memberikan manfaat nyata bagi Kalimantan Selatan,” katanya.

Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi lintas bidang dalam mendukung pembangunan kehutanan berkelanjutan.

Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat kesiapan implementasi Program JREDD+, membuka peluang investasi dan perdagangan karbon, serta meningkatkan promosi dan pemasaran produk unggulan kehutanan. Dengan demikian, sektor kehutanan diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, pencapaian target penurunan emisi, dan pengembangan ekonomi hijau di Kalimantan Selatan. MC Kalsel/Jml

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

ABTI Kalsel Siapkan 10 Atlet Hadapi PON Pantai 2026, Bidik Peningkatan Prestasi
Fourfeo PWI-Adaro Perkuat Silaturahmi, Matangkan Persiapan Wartawan Kalsel Menuju Porwanas Lampung 
Lindungi Hak Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan SKK Penagihan Rp3,25 Miliar ke Kejari Kotabaru
BPSDMD Kalsel Tutup Pelatihan Manajemen Risiko 2026, Dorong ASN Perkuat Budaya Sadar Risiko
Diskop UKM Kalsel Gelar Ceramah Agama, Perkuat Keimanan dan Integritas Aparatur
Kunjungan Edukasi ke Amanah Borneo Park, PAUD Citra Indonesia Kenalkan Anak pada Alam dan Pengalaman Belajar Langsung
Dispersip Kalsel Hadirkan Layanan Referensi untuk Permudah Akses Informasi Masyarakat
Dislautkan Kalsel Gelar Aksi Bersih-Bersih Pantai Angsana, Perkuat Gerakan Indonesia Asri

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:06 WITA

ABTI Kalsel Siapkan 10 Atlet Hadapi PON Pantai 2026, Bidik Peningkatan Prestasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:05 WITA

Fourfeo PWI-Adaro Perkuat Silaturahmi, Matangkan Persiapan Wartawan Kalsel Menuju Porwanas Lampung 

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:06 WITA

Lindungi Hak Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Batulicin Serahkan SKK Penagihan Rp3,25 Miliar ke Kejari Kotabaru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:09 WITA

Diskop UKM Kalsel Gelar Ceramah Agama, Perkuat Keimanan dan Integritas Aparatur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:45 WITA

Kunjungan Edukasi ke Amanah Borneo Park, PAUD Citra Indonesia Kenalkan Anak pada Alam dan Pengalaman Belajar Langsung

Berita Terbaru