Antisipasi Kemarau Panjang, DPKP Kalsel Perkuat Mitigasi untuk Lindungi Lahan Pertanian

- Kontributor

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalsel memperkuat langkah mitigasi menghadapi musim kemarau yang diperkirakan mencapai puncaknya pada September 2026. 

Berbagai upaya disiapkan untuk menjaga produktivitas pertanian sekaligus mencegah kebakaran lahan.

Kepala DPKP Kalsel, Syamsir Rahman, mengatakan berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau diprediksi berlangsung hingga akhir Oktober, sementara hujan baru mulai turun secara bertahap pada akhir tahun.

“Sesuai arahan Bapak Gubernur, kami sudah melakukan mitigasi jauh-jauh hari agar sektor pertanian tetap aman menghadapi musim kemarau panjang. Mulai dari menyampaikan surat imbauan kepada dinas pertanian kabupaten/kota hingga meminta kelompok tani menyiapkan pompa air, sumur bor, dan embung sebagai sumber pengairan,” ujarnya.

Syamsir menjelaskan, selain memastikan ketersediaan sumber air, pihaknya juga mengantisipasi potensi kebakaran lahan pertanian saat musim panen. Penggunaan mesin panen combine harvester terus didorong karena mampu memotong batang padi lebih rendah sehingga mengurangi sisa jerami yang mudah terbakar.

“Bantuan alat dan mesin pertanian seperti combine harvester maupun pompa air telah disalurkan oleh Kementerian Pertanian melalui Brigade Pangan, serta diperkuat dengan dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui APBD,” ungkapnya.

Selain itu, DPKP Kalsel juga melakukan penyesuaian pola tanam sebagai bagian dari strategi menghadapi kemarau. Untuk komoditas padi, petani didorong mempercepat waktu tanam sebelum puncak kemarau, sedangkan untuk jagung dilakukan penyesuaian jadwal agar tidak ditanam pada periode kekeringan.

Di sisi lain, pemanfaatan air sungai sebagai sumber irigasi dilakukan secara selektif. Melalui Balai Perlindungan Tanaman Pertanian Hortikultura (BPTPH), pemerintah terlebih dahulu menguji kualitas air agar tidak menggunakan sumber air yang bersifat masam dan berpotensi merusak tanaman.

Hingga akhir Juli 2026, tercatat sekitar 5.803 hektare lahan pertanian di Kalimantan Selatan terdampak kekeringan. Namun, kondisi tersebut belum menyebabkan puso atau gagal panen.

Wilayah dengan dampak kekeringan terbesar berada di Kabupaten Tanah Laut seluas 3.393,3 hektare, disusul Barito Kuala seluas 1.736,3 hektare, dan Kabupaten Banjar seluas 353 hektare.

“Sampai hari ini belum ada yang puso. Yang ada baru terdampak kekeringan dan terus kami pantau melalui PPL, POPT, serta monitoring langsung ke lapangan agar penanganan bisa segera dilakukan,” kata Syamsir.

Ia menambahkan, pemerintah akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi lahan pertanian selama musim kemarau berlangsung, sekaligus memastikan seluruh sarana pendukung pengairan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh petani guna menjaga produksi pangan di Kalimantan Selatan. MC Kalsel/tgh

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Kesbangpol Kalsel Perkuat Komitmen Bersama Wujudkan Kalimantan Selatan Bersih dari Narkoba
Diskominfo Kalsel Gelar Sosialisasi Evaluasi dan Perpanjangan Kontrak PPPK Paruh Waktu
PUPR Kalsel Gelar Bimtek Lisensi Arsitek untuk Tingkatkan Kompetensi Profesional
Tema dan Logo HUT ke-76 Kalsel Ditetapkan, Angkat Semangat Budaya dan Kemajuan Banua
Dorong Ekonomi Hijau, Dishut Kalsel Siapkan Pokja JREDD+ dan Rimba Mart
Dinkes Kalsel Siagakan Layanan Kesehatan Gratis di Posko Karhutla, Perkuat Edukasi Cegah Dampak Asap
Pemprov Kalsel Bentuk Forum Bersama Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Perempuan dan Anak di Lingkungan Pendidikan
Gubernur H. Muhidin Minta Masyarakat Hemat Listrik, PLN Percepat Pemulihan Gangguan Pembangkit

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:31 WITA

Kesbangpol Kalsel Perkuat Komitmen Bersama Wujudkan Kalimantan Selatan Bersih dari Narkoba

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:29 WITA

Diskominfo Kalsel Gelar Sosialisasi Evaluasi dan Perpanjangan Kontrak PPPK Paruh Waktu

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:35 WITA

PUPR Kalsel Gelar Bimtek Lisensi Arsitek untuk Tingkatkan Kompetensi Profesional

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:28 WITA

Tema dan Logo HUT ke-76 Kalsel Ditetapkan, Angkat Semangat Budaya dan Kemajuan Banua

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:15 WITA

Antisipasi Kemarau Panjang, DPKP Kalsel Perkuat Mitigasi untuk Lindungi Lahan Pertanian

Berita Terbaru