Gubernur Muhidin Sampaikan KUPA dan PPAS Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksikan Naik 5,16 Persen

- Kontributor

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menyampaikan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Provinsi Kalimantan Selatan Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalimantan Selatan di Ruang Rapat Paripurna H. Mansyah Addrian, Gedung DPRD Kalsel, Banjarmasin, Selasa (28/7/2026).

Gubernur Muhidin menjelaskan penyusunan rancangan KUPA dan PPAS Perubahan APBD 2026 berpedoman pada dokumen Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Penyusunan tersebut juga mengacu pada amanat Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah guna memastikan keselarasan antara perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah.

Muhidin menyampaikan, hingga triwulan II Tahun Anggaran 2026, realisasi pendapatan daerah telah mencapai sekitar Rp3,975 triliun atau lebih dari separuh target yang ditetapkan. Sementara itu, realisasi belanja daerah tercatat sebesar Rp4,629 triliun atau sekitar 46 persen dari total anggaran.

Ia menambahkan, perubahan APBD juga diarahkan untuk mengakomodasi berbagai kebijakan strategis pemerintah pusat, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis, percepatan pembentukan dan pengembangan Koperasi Merah Putih sesuai Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025, serta Program Sekolah Rakyat sebagaimana diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025.

Dalam rancangan KUPA dan PPAS Perubahan APBD 2026, pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp7,733 triliun atau meningkat 5,16 persen dibandingkan APBD murni 2026. Sementara belanja daerah direncanakan sebesar Rp10,504 triliun atau naik 5,69 persen. Defisit anggaran akan ditutup melalui pembiayaan daerah yang berasal dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya, sedangkan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp200 miliar dialokasikan untuk penyertaan modal pemerintah daerah kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Menurut Muhidin, arah kebijakan belanja daerah tetap mengedepankan prinsip penganggaran berbasis kinerja sehingga setiap program yang didanai APBD mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pemerintah Provinsi bersama DPRD diharapkan dapat mencapai kesepakatan terhadap kebijakan pendapatan, belanja, dan pembiayaan agar target pembangunan daerah tetap tercapai.

“Melalui penyusunan rancangan KUPA dan PPAS Perubahan APBD ini, kita ingin mencapai kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi dan DPRD Kalimantan Selatan terhadap kebijakan pendapatan, belanja, pembiayaan, serta asumsi yang mendasari pencapaian target pembangunan. Mudah-mudahan perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 ini dapat mendukung terwujudnya kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan,” ujar Muhidin.

Usai rapat paripurna, Muhidin menjelaskan capaian pendapatan daerah hingga saat ini telah melampaui 60 persen dari target. Ia menyebut kondisi tersebut menunjukkan kinerja pendapatan daerah yang lebih baik dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Selain itu, Gubernur menegaskan pemerintah akan menerapkan evaluasi yang lebih ketat terhadap alokasi anggaran setiap perangkat daerah. SKPD yang realisasi maupun kontribusi pendapatannya belum optimal akan disesuaikan alokasi belanjanya agar penggunaan APBD lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada kinerja.

“Kalau pendapatan dari SKPD tidak mencapai target, maka belanjanya juga akan kami sesuaikan. Jadi benar-benar akan dilakukan seleksi agar anggaran yang dialokasikan memberikan hasil yang maksimal bagi pembangunan daerah,” jelas Muhidin. MC Kalsel/Fuz

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan
BKPRMI Kalsel Perkuat Silaturahmi Lewat Fun Gowes di Milad ke-49
Banjarmasin Juara Umum Kejurprov Anggar Kalsel, Borong 15 Medali Emas
DPPPAKB Kalsel Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Video Pendek Perlindungan Perempuan dan Anak
Gubernur Kalsel Resmi Buka Banua Competition 2026, Dorong Generasi Muda Miliki Mental Kompetitif dan Berdaya Saing
Lepas Kontingen Peksiminas, Gubernur Kalsel Pesan Kontingen Harumkan Nama dan Marwah Banua
DPKP Kalsel Dorong Kabupaten/Kota Jemput Bola Tingkatkan Registrasi PSAT PDUK
BI Kalsel: Gerakan Pangan Murah Jadi Langkah Konkret Stabilkan Harga

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 12:04 WITA

100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Jumat, 4 September 2026 - 11:52 WITA

BKPRMI Kalsel Perkuat Silaturahmi Lewat Fun Gowes di Milad ke-49

Kamis, 3 September 2026 - 23:50 WITA

Banjarmasin Juara Umum Kejurprov Anggar Kalsel, Borong 15 Medali Emas

Kamis, 3 September 2026 - 17:31 WITA

DPPPAKB Kalsel Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Video Pendek Perlindungan Perempuan dan Anak

Kamis, 3 September 2026 - 11:00 WITA

Gubernur Kalsel Resmi Buka Banua Competition 2026, Dorong Generasi Muda Miliki Mental Kompetitif dan Berdaya Saing

Berita Terbaru

Adv Kotabaru

Pemkab Kotabaru Buka Rakor Karhutla dan Bencana Kekeringan

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:13 WITA

Adv Kotabaru

Rakor TIMPORA Kotabaru Dorong Pengawasan Orang Asing Lintas Sektor

Selasa, 8 Sep 2026 - 20:11 WITA