

Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Pemilihan Wirausaha Muda Berprestasi Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 di Banjarmasin, Rabu (29/7/2026).
Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang apresiasi bagi para wirausaha muda dari 13 kabupaten/kota yang telah lolos seleksi di daerah masing-masing.
Kepala Dispora Kalimantan Selatan, Pebriadin Hapiz, mengatakan sebanyak 60 peserta yang merupakan perwakilan terbaik dari kabupaten/kota mengikuti rangkaian kegiatan berupa pembekalan, berbagi pengalaman, membangun jejaring usaha, hingga diskusi mengenai tantangan yang dihadapi pelaku UMKM di tengah kondisi ekonomi saat ini.
“Kegiatan ini bukan hanya memilih yang terbaik, tetapi juga menjadi ruang bagi para wirausaha muda untuk saling belajar, memperluas jaringan, dan mencari solusi atas berbagai persoalan yang mereka hadapi dalam mengembangkan usaha,” ujarnya.
Menurut Pebriadin, peserta terbaik dari masing-masing daerah nantinya akan memperoleh stimulan sebagai bentuk dukungan pemerintah agar semakin termotivasi mengembangkan usahanya.
Ia juga mendorong para peserta untuk mengangkat potensi lokal sebagai nilai tambah produk yang dihasilkan.
“Kami berharap para wirausaha muda mampu mengembangkan produk berbasis kearifan lokal yang memiliki daya saing tinggi. Misalnya pengembangan minyak kemiri atau olahan ikan gabus yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi, sehingga tidak hanya dijual dalam bentuk produk konvensional,” katanya.
Pebriadin menambahkan, perkembangan teknologi digital juga harus dimanfaatkan secara maksimal oleh para pelaku usaha muda, terutama melalui marketplace dan media sosial, sehingga mampu memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.
“Kalimantan Selatan memiliki potensi pasar yang besar. Kami ingin para wirausaha muda dapat mengambil peluang tersebut dengan terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi digital,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kalsel, Rika Ayu Zainab, menjelaskan kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari 13 kabupaten/kota yang sebelumnya telah melakukan seleksi di tingkat daerah dengan mengirimkan masing-masing lima peserta.
“Hari pertama diisi dengan pembukaan, pembekalan, dan technical meeting. Selanjutnya dilaksanakan proses penjurian, kemudian di akhir kegiatan akan ditetapkan para pemenang,” jelas Rika.
Ia mengatakan para juara akan memperoleh uang pembinaan dan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat berwirausaha di kalangan generasi muda.
Penilaian dilakukan oleh delapan orang dewan juri yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari instansi pemerintah, praktisi usaha, hingga organisasi kewirausahaan. Beberapa aspek yang dinilai meliputi profil usaha, bidang usaha yang dijalankan, inovasi produk, serta manfaat usaha terhadap lingkungan dan masyarakat.
Rika menambahkan, peserta yang mengikuti kompetisi merupakan wirausaha muda pemula yang telah menjalankan usahanya minimal satu tahun, sehingga memiliki pengalaman dalam mengelola dan mengembangkan bisnis.
“Kami berharap melalui kompetisi ini para peserta semakin terpacu untuk mengembangkan usahanya. Stimulus yang diberikan diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha mereka sehingga menjadi lebih berkembang, berdaya saing, dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” pungkasnya. MC Kalsel/tgh
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id












