IFA Archipelago Perdana Digelar di Kalsel, Fathul Jannah Dorong Sasirangan dan Industri Kreatif Naik Kelas ke Panggung Nasional

- Kontributor

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kalimantan Selatan mendapat kehormatan menjadi provinsi pertama penyelenggaraan Indonesia Fashion and Aesthetics (IFA) Archipelago tahun 2026. Kehadiran event berskala nasional ini dinilai menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan potensi fashion, kriya, kecantikan, dan estetika Kalimantan Selatan ke pasar yang lebih luas.

Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Selatan, Fathul Jannah Muhidin, menyampaikan apresiasi kepada IFA yang telah memilih Kalimantan Selatan sebagai daerah pertama penyelenggaraan IFA Archipelago, serta kepada BSI Prioritas dan seluruh mitra pendukung yang turut menghadirkan panggung nasional tersebut di Banua.

“Bagi Kalimantan Selatan, penunjukan sebagai kota pertama IFA Archipelago adalah sebuah kehormatan. Selama ini karya desainer dan perajin Kalimantan Selatan lebih banyak dikenal di pasar daerah. Hari ini, banyak dari karya tersebut naik ke panggung yang sama dengan jenama atau brand-brand nasional,” ujar Fathul Jannah.

Menurutnya, momentum tersebut tidak hanya menjadi ajang menampilkan karya, tetapi juga membuka peluang yang lebih besar bagi pelaku industri kreatif daerah untuk memperluas jejaring, meningkatkan kualitas produk, sekaligus menembus pasar nasional.

Salah satu kekuatan fashion Kalimantan Selatan yang terus didorong untuk berkembang adalah sasirangan, wastra warisan Banjar yang memiliki nilai budaya sekaligus potensi ekonomi.

“Sasirangan adalah wastra warisan Banjar yang lahir dari tangan, ketekunan, dan kesabaran. Setiap jelujur dan setiap celupan warna menyimpan cerita tentang adat dan budaya,” jelasnya.

Fathul Jannah menegaskan, sebagai bagian dari Dekranasda Kalsel, pihaknya memiliki tanggung jawab untuk menjaga warisan tersebut tetap hidup sekaligus membuatnya relevan dengan perkembangan zaman.

Berbagai upaya terus dilakukan, mulai dari pembinaan perajin, peningkatan mutu, kurasi desain hingga perluasan akses pasar. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong produk kerajinan dan fashion daerah tidak hanya bertahan sebagai warisan budaya, tetapi juga berkembang menjadi produk ekonomi kreatif yang memiliki daya saing.

“Sebagai Dewan Kerajinan Nasional Daerah, tugas kami adalah menjaga warisan itu tetap hidup dan sekaligus membuatnya tetap relevan dengan zaman. Melakukan pembinaan perajin, peningkatan mutu, kurasi desain, serta perluasan akses pasar menjadi ikhtiar yang terus kami lakukan,” katanya di Banjarbaru, Selasa (11/8/2026).

Selain fashion dan kriya, Fathul Jannah juga melihat sektor kecantikan dan estetika di Kalimantan Selatan terus mengalami pertumbuhan seiring meningkatnya minat masyarakat.

Menurutnya, IFA Archipelago menjadi ruang yang mempertemukan kedua sektor tersebut dalam satu ekosistem. Kolaborasi antara fashion, kecantikan, desain, kriya dan berbagai subsektor ekonomi kreatif diyakini dapat membuka peluang usaha baru yang lebih luas bagi masyarakat daerah.

“IFA Archipelago mempertemukan dua sektor ini dalam satu ekosistem, sehingga peluang usaha kreatif makin terbuka lebih lebar bagi daerah,” ungkapnya.

Karena itu, ia berharap kolaborasi yang terbangun melalui penyelenggaraan IFA Archipelago tidak berhenti setelah kegiatan berakhir. Pemerintah daerah, penyelenggara, perbankan, desainer, perajin serta pelaku industri kreatif diharapkan dapat terus bersinergi dalam mengembangkan potensi daerah.

“Kami mendorong agar kolaborasi antara pemerintah daerah, penyelenggara, perbankan, desainer, dan perajin dapat terus berlanjut setelah kegiatan ini,” tegas Fathul Jannah.

Sementara itu, IFA Archipelago sendiri hadir sebagai wadah bagi para pelaku industri fashion dan sektor estetika untuk berkolaborasi sekaligus memperkenalkan kekayaan mode Indonesia ke berbagai provinsi di Tanah Air.

Kalimantan Selatan menjadi provinsi pertama dalam rangkaian penyelenggaraan IFA Archipelago. Event ini diharapkan dapat menjadi signature event yang digelar secara berkelanjutan dan memberikan kesempatan bagi setiap daerah untuk menampilkan kekuatan budaya, kreativitas, serta potensi ekonomi kreatifnya.

Rangkaian IFA Archipelago Kalimantan Selatan 2026 tidak hanya menghadirkan fashion show dan exhibition, tetapi juga ruang berbagi pengetahuan serta peningkatan kapasitas bagi para pelaku industri kreatif.

Salah satunya melalui workshop personal branding bersama Oki Setiana Dewi yang digelar pada 10 Agustus 2026. Kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dan diikuti hampir 150 peserta.

Fathul Jannah mengapresiasi semangat para perempuan Kalimantan Selatan yang hadir dan menunjukkan keinginan kuat untuk terus belajar, berkembang, serta berkarya.

“Perempuan Kalimantan Selatan luar biasa. Semangat untuk terus berkembang dan berkarya,” tuturnya.

Dengan menjadi daerah pertama penyelenggaraan IFA Archipelago, Kalimantan Selatan diharapkan tidak hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga mampu menjadikan momentum tersebut sebagai pintu masuk bagi produk fashion, sasirangan, kriya, serta industri kecantikan dan estetika Banua untuk semakin dikenal di tingkat nasional. MC Kalsel/scw

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan BBM dan LPG Bersubsidi, Satgas Diintegrasikan
Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien
Kalsel Perkuat Sinergi Tangani Backlog dan RTLH
Gubernur Kalsel Tinjau Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional HST, Sejumlah Komoditas Naik Jelang Maulid
Pra-Biennale Kalimantan 2026 Jadi Ruang Satukan Visi Perupa se-Kalimantan
Antisipasi Karhutla, Dishut Kalsel Siapkan Infrastruktur Pengairan di Zona Rawan
Gelorakan Nasionalisme, Diskominfo Kalsel Turun ke Jalan Bagikan Bendera Merah Putih Sambut HUT RI
Anjangsana Pemprov Kalsel, Rudy Ariffin Dukung Keberlanjutan Program Pembangunan

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:46 WITA

Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan BBM dan LPG Bersubsidi, Satgas Diintegrasikan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:28 WITA

Kalsel Perkuat Sinergi Tangani Backlog dan RTLH

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:34 WITA

IFA Archipelago Perdana Digelar di Kalsel, Fathul Jannah Dorong Sasirangan dan Industri Kreatif Naik Kelas ke Panggung Nasional

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:25 WITA

Gubernur Kalsel Tinjau Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional HST, Sejumlah Komoditas Naik Jelang Maulid

Berita Terbaru

Daerah

Kalsel Perkuat Sinergi Tangani Backlog dan RTLH

Selasa, 11 Agu 2026 - 14:28 WITA