Diskominfosp Tanbu dan BPS Ekspose NTP

- Kontributor

Jumat, 26 Januari 2024 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATULICIN – Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Persandian (Diskominfosp) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat melakukan ekspose Nilai Tukar Petani (NTP).

Ekspose NTP bertempat di Ruang Rapat Diskominfosp Tanbu, Jumat (26/01/2024).

Peserta ekspose terdiri dari Asisten, Komite Perencana Kabupaten Tanah Bumbu, SKPD terkait, BPS, dan Tenaha Ahli Penyusunan dan Analisis NTP BPS.

Kepala BPS Tanbu Ihsan Nulhakim mengatakan tujuan ekspose ini untuk melihat perkembangan kesejahteraan petani.

Ia menambahkan, salah satu indikator kesejahteraannya yakni mengukur dari tingkat pendapatan dan pengeluaran petani.

NTP menunjukkan peningkatan kemampuan petani secara kesejahteraannya. Namun semakin tinggi nilai NTP maka semakin tinggi pula kesejahteraan secara relatif.

“Secara sederhana NTP itu menggambarkan daya beli pendapatan petani walaupun itu belum bisa mewakili semuanya,”pungkasnya.

NTP ini untuk mengukur kemampuan tukar produk yang di jual petani dengan produk yang di butuhkan petani dalam produksi dan konsusmsi rumah tangga.


Sementara itu Kadis Kominfosp Al Husain mardani melalui Kabid Statistik dan Persandian, Dwi Teguh Effendi mengatakan ukuran atau indikator kesejahteraan petani terbagi dengan 3 komponen yakni pertanian tanaman pangan, perkebunan rakyat serta perikanan tangkap.

Tiga komponen ini yang paling rendah posisinya bahkan di bawah 100 atau nilai modal. Maka petani kita belum bisa di anggap sejahtera. Sehingga indikator inilah yang mengukurnya.

“Setelah mendapatkan angka diatas 100 dari 3 komponen tersebut maka di anggap bagus kesejahteraannya dan perlu ditingkatkan lagi,” sebutnya.

Namun kalau pertanian modalnya di bawah 100, tapi setelah di hitung dapatnya tidak sampai 100. Sementara itu harus diatas modal.

“Untuk mengatasi itu di harapkan peran lintas terkait sangat di butuhkan untuk merumuskan posisi petani yang tidak sejahtera agar menjadi sejahtera. Tentunya apa yang di kerjakan tidak lagi mengalami kerugian,” tutupnya

Berita Terkait

Dorong ASN Berdaya Saing, BPSDMD Kalsel dan DPRD Kalteng Bahas Penguatan SDM Aparatur
Jawab Tantangan Kebijakan Kesehatan, RSGM Gusti Hasan Aman Perkuat Kinerja Organisasi
Biro Organisasi Setda Kalsel Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik di HSU
Evaluasi Pelayanan Kesehatan Keluarga, Dinkes Kalsel Perkuat Upaya Turunkan AKI, AKB dan Stunting
Perkuat Tata Kelola Industri Sawit, Disperin Kalsel Tegaskan Komitmen Kawal Implementasi Permenperin Nomor 32 Tahun 2024
Disperin Kalsel Gelar Bimtek Implementasi Permenperin Nomor 32 Tahun 2024
Dispora Kalsel Kembangkan Sistem Informasi Keolahragaan, Perkuat Basis Data Atlet dan Cabor
Biro Perekonomian Kalsel Sinkronkan Kebijakan Remunerasi dan Evaluasi Kinerja 14 UPTD BLUD Tahun 2025

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:08 WIB

Dorong ASN Berdaya Saing, BPSDMD Kalsel dan DPRD Kalteng Bahas Penguatan SDM Aparatur

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:05 WIB

Jawab Tantangan Kebijakan Kesehatan, RSGM Gusti Hasan Aman Perkuat Kinerja Organisasi

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:40 WIB

Biro Organisasi Setda Kalsel Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik di HSU

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:35 WIB

Evaluasi Pelayanan Kesehatan Keluarga, Dinkes Kalsel Perkuat Upaya Turunkan AKI, AKB dan Stunting

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:29 WIB

Disperin Kalsel Gelar Bimtek Implementasi Permenperin Nomor 32 Tahun 2024

Berita Terbaru

Adv Tanah Bumbu

Orientasi PPPK Tanah Bumbu: Penguatan Kapasitas untuk Pembangunan Daerah

Kamis, 12 Feb 2026 - 06:45 WIB