Pemprov Kalsel Dorong Ketahanan Pangan Keluarga, Posyandu Terima Bantuan Bibit Tanaman Obat dan Sayuran

- Kontributor

Rabu, 29 April 2026 - 17:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis keluarga terus digencarkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, bantuan bibit tanaman sayuran dan tanaman obat mulai disalurkan ke Posyandu di seluruh kabupaten/kota.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dalam rangka peringatan Hari Posyandu Nasional yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang perumahan dan transformasi Posyandu di Banjarbaru, Rabu (29/4/2026).

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Syamsir Rahman melalui Kepala Bidang Hortikultura, Amir Salhan, menjelaskan bahwa pada 2026 pihaknya telah mengalokasikan bantuan bibit untuk lima Posyandu di masing-masing dari 13 kabupaten/kota di Kalsel.

“Setiap kabupaten/kota mendapatkan alokasi untuk lima Posyandu. Bantuan yang diberikan berupa bibit tanaman sayuran dan tanaman obat keluarga seperti jahe, kencur, laos, dan sirih,” ujarnya.

Menurut Amir, program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan ketersediaan pangan rumah tangga, tetapi juga mendorong pemanfaatan lahan pekarangan Posyandu sebagai sumber gizi dan kesehatan keluarga.

Dari sisi anggaran, nilai bantuan untuk lima Posyandu di setiap kabupaten/kota diperkirakan mencapai sekitar Rp90 juta. Anggaran tersebut mencakup pengadaan berbagai jenis bibit yang siap ditanam dan dikembangkan oleh masyarakat.

Pada tahap awal, penyerahan simbolis dilakukan untuk wilayah Banjarbakula yang meliputi Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin, Kabupaten Tanah Laut, dan Kabupaten Barito Kuala.

“Untuk penyerahan hari ini masih simbolis. Realisasi penyaluran secara langsung ke Posyandu direncanakan sekitar bulan Juni, karena proses pengadaan masih berjalan,” jelasnya.

Ia menambahkan, setelah proses pengadaan rampung, seluruh bantuan akan didistribusikan langsung ke Posyandu penerima di 13 kabupaten/kota agar dapat segera dimanfaatkan.

Program ini diharapkan mampu memperkuat peran Posyandu tidak hanya sebagai pusat layanan kesehatan dasar, tetapi juga sebagai penggerak kemandirian pangan dan pemanfaatan tanaman obat keluarga di tingkat masyarakat. MC Kalsel/tgh

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Dinas Pariwisata Kalsel Susun Rencana Aksi Strategis Dongkrak Ekonomi Daerah
Pasokan Bawang Tetap Aman Pasca Kebakaran di Pasar Harum Manis Banjarmasin
Fokus Penguatan Data Kawasan Industri, Kalsel Dorong Percepatan Hilirisasi dan Target Pertumbuhan Ekonomi
Dorong UMKM Go Global, Disdag Kalsel Gelar Pelatihan Akselerasi Produk Lokal ke Pasar Internasional
FTI Kalsel Kirim Atlet Youth, Siap Uji Mental di Kejurnas Triathlon 2026
Sinkronisasi Perencanaan 2027, DPKP Kalsel Tekankan Efektivitas Anggaran dan Ketahanan Pangan
Dorong Penguatan Ekosistem, Diskop UKM Kalsel Gelar Workshop Kewirausahaan bagi UMKM
Peran Dasawisma Jadi Kunci Pendataan dan Perbaikan RTLH

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:57 WITA

Dinas Pariwisata Kalsel Susun Rencana Aksi Strategis Dongkrak Ekonomi Daerah

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:52 WITA

Pasokan Bawang Tetap Aman Pasca Kebakaran di Pasar Harum Manis Banjarmasin

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:11 WITA

Fokus Penguatan Data Kawasan Industri, Kalsel Dorong Percepatan Hilirisasi dan Target Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:06 WITA

Dorong UMKM Go Global, Disdag Kalsel Gelar Pelatihan Akselerasi Produk Lokal ke Pasar Internasional

Senin, 4 Mei 2026 - 18:50 WITA

Sinkronisasi Perencanaan 2027, DPKP Kalsel Tekankan Efektivitas Anggaran dan Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

Adv Tanah Bumbu

Tanah Bumbu Mantapkan Langkah Menuju Adipura 2026

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:26 WITA