PUPR Kalsel Perkuat Pengelolaan Irigasi Rawa Lewat Pembinaan Petugas

- Kontributor

Kamis, 30 April 2026 - 14:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus memperkuat kualitas pengelolaan irigasi dengan membina puluhan petugas lapangan. Sebanyak 40 orang Petugas Operasi dan Pemeliharaan (OP) Daerah Irigasi Rawa mengikuti kegiatan pembinaan yang digelar di Banjarmasin.

Peserta kegiatan berasal dari empat kabupaten, yakni Kabupaten Banjar, Hulu Sungai Selatan, Barito Kuala, dan Tanah Bumbu. Mereka merupakan ujung tombak dalam menjaga keberlangsungan fungsi jaringan irigasi, khususnya di kawasan rawa yang memiliki karakteristik pengelolaan air tersendiri.

Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air, Wahid Ramadani, menegaskan bahwa keberlanjutan fungsi jaringan irigasi memiliki peran vital dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. 

“Hal ini terutama penting di Kalimantan Selatan, di mana sebagian besar penduduk bergantung pada sektor pertanian,” kata Wahid, Kamis (30/4/2026). 

Menurutnya, kegiatan operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi, baik irigasi permukaan maupun rawa, memerlukan pengelolaan yang optimal dan berkelanjutan. Oleh karena itu, pembinaan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas petugas di lapangan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh petugas OP dapat meningkatkan pengetahuan, kemampuan, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Tidak hanya menjaga kondisi fisik jaringan irigasi, tetapi juga mampu mengelola air secara efektif, efisien, dan adil guna mendukung produktivitas pertanian,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan profesionalisme dalam menjaga keberlanjutan layanan irigasi di Kalimantan Selatan. Sinergi antarpetugas dan pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci dalam menciptakan sistem pengelolaan irigasi yang andal.

Melalui pembinaan ini, para petugas OP diharapkan semakin kompeten dalam menjalankan tugas di lapangan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong terwujudnya pengelolaan irigasi yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.

“Pada akhirnya, upaya tersebut diarahkan untuk memastikan kelancaran layanan irigasi serta meningkatkan produktivitas pertanian, yang berkontribusi langsung terhadap ketahanan pangan di Provinsi Kalimantan Selatan,” pungkasnya. MC Kalsel/tgh

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan, RSGM GHA Gelar Sosialisasi di 28 Puskesmas Banjarmasin
Pra POPNAS 2026 Resmi Dibatalkan Kemenpora, Dispora Kalsel Pastikan Pembinaan Atlet Pelajar Tetap Jalan Lewat POPDA
Lomba Bertutur 2026 Jadi Upaya Dispersip Kalsel Tingkatkan Literasi Generasi Muda
Pemprov Kalsel Susun Rencana Strategis Posyandu 2025–2029 untuk Perkuat Layanan Dasar Masyarakat
BPBD Kalsel Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis dalam Rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026
Pemprov Kalsel Perkuat Peran P3A untuk Optimalkan Pengelolaan Irigasi
Sidang Pleno Irigasi Kalsel Fokus Percepatan Ketahanan Pangan di Tengah Perubahan Iklim
Tagana Kalsel Diapresiasi Nasional, Kadinsos Tekankan Penguatan SDM dan Sarpras

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 19:44 WITA

Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan, RSGM GHA Gelar Sosialisasi di 28 Puskesmas Banjarmasin

Kamis, 30 April 2026 - 15:22 WITA

Pra POPNAS 2026 Resmi Dibatalkan Kemenpora, Dispora Kalsel Pastikan Pembinaan Atlet Pelajar Tetap Jalan Lewat POPDA

Kamis, 30 April 2026 - 14:48 WITA

Lomba Bertutur 2026 Jadi Upaya Dispersip Kalsel Tingkatkan Literasi Generasi Muda

Kamis, 30 April 2026 - 14:18 WITA

Pemprov Kalsel Susun Rencana Strategis Posyandu 2025–2029 untuk Perkuat Layanan Dasar Masyarakat

Kamis, 30 April 2026 - 14:15 WITA

BPBD Kalsel Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis dalam Rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026

Berita Terbaru