Jemput Bola Program Kesejahteraan Petani, Wabup Tanbu Temui Mentan Amran Sulaiman

- Kontributor

Jumat, 8 Maret 2024 - 18:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATULICIN – Berupaya mendorong peningkatan kesejahteraan petani, Wakil Bupati (Wabup) Tanah Bumbu , Muhammad Rusli menggelar kunjungan kerja (Kunker) ke Kementrian Pertanian RI di Jakarta, Kamis (7/3/2024).

Wabup Tanbu, M Rusli mengaku sangat bersyukur saat kunker dapat langsung bertemu Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman untuk menyerahkan proposal usulan program kerja Pemkab Tanah Bumbu.

Menurut Rusli, proposal tersebut berisi usulan bantuan sarana alat dan mesin pertanian (alsintan).

Juga, sambung dia, program pengembangan usaha peternakan dan budidaya.

Selain itu, program tanaman pangan dan hortikultura serta program rehabilitasi balai penyuluh pertanian.

“Kedatangan kita ini upaya jemput bola program Kementerian Pertanian RI agar mengucur ke warga petani Tanah Bumbu,” terang dia usai keluar dari ruang kerja Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman, di Jakarta, Kamis (7/3/2024).

Rusli menjelaskan, urgensi dalam penyampaian usulan program ini tidak lepas untuk mewujudkan Kabupaten Tanah Bumbu menjadi lumbung pangan.

Lebih lagi, kabupaten berjuluk Bumi Bersujud ini menjadi daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Tentu tujuan utamanya untuk kesejahteraan petani dan masyarakat Tanah Bumbu,” jelas dia.

Rusli membeberkan, Mentan RI, Amran Sulaiman memastikan program pemanfaatan lahan rawa yaitu cetak sawah dengan target 1 juta hektar di Indonesia pada tahun 2024 ini.

“Ini juga akan kita perjuangkan agar mengucur ke petani Tanah Bumbu,” tegas dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (KPP) Tanah Bumbu, H Hairuddin melalui Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian, Erwin memastikan kesiapan lahan dan petani untuk menerima program dari Kementan RI tersebut.

Dia menyebutkan, Kabupaten Tanah Bumbu memiliki sawah aktif seluas 10.362,24 hektar dan 6.151,95 hektar sawah potensi.

“Sementara jumlah petani kita ada 26.505, jadi baik lahan maupun SDM petani kita sangat siap menerima program tersebut,” yakin Erwin. 

Berita Terkait

Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya
Anjangsana Hari Jadi ke-76, Pemprov Kalsel Sambangi Keluarga Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur
Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan BBM dan LPG Bersubsidi, Satgas Diintegrasikan
Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien
Kalsel Perkuat Sinergi Tangani Backlog dan RTLH
Pilkades 2026 di Tiga Kabupaten Kalsel Berjalan Lancar, 84 Desa Ikuti Pemilihan
BUMDesa Produktif Dapat Bantuan, Dari Combine Harvester hingga Alat Pascapanen
BUMDesa Meranti Jaya Tanah Bumbu Terbaik se-Kalsel 2026, Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:38 WITA

Disdikbud Kalsel Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman, Dorong Pelajar Kenali Sejarah dan Budaya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:13 WITA

Anjangsana Hari Jadi ke-76, Pemprov Kalsel Sambangi Keluarga Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:46 WITA

Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan BBM dan LPG Bersubsidi, Satgas Diintegrasikan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Raih Juara II Nasional Presentasi Poster Ilmiah Mutu dan Keselamatan Pasien

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:28 WITA

Kalsel Perkuat Sinergi Tangani Backlog dan RTLH

Berita Terbaru

Daerah

Kalsel Perkuat Sinergi Tangani Backlog dan RTLH

Selasa, 11 Agu 2026 - 14:28 WITA