TANAH BUMBU, RADARBANUA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar rapat kerja gabungan komisi bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), pemerintah desa, serta tokoh masyarakat, Selasa (3/3/2026).
Rapat yang berlangsung di Gedung DPRD Tanah Bumbu tersebut secara khusus membahas tindak lanjut atas keresahan masyarakat Desa Batuah yang terganggu oleh bau menyengat dari lokasi pembuangan sampah yang dinilai belum terkelola secara optimal.
Rapat dipimpin oleh anggota DPRD Tanah Bumbu, Harmanudin, didampingi Wakil Ketua I DPRD, Hasanuddin. Turut hadir Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Tanah Bumbu, Indah Maya Suryanti, Kepala Desa Batuah Mahluki, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Harmanudin menegaskan bahwa DPRD bergerak cepat merespons aspirasi warga yang selama ini merasa tidak nyaman akibat bau sampah. Ia menekankan bahwa persoalan lingkungan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berdampak langsung terhadap kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.
Berdasarkan hasil pembahasan, rapat menyepakati dua langkah utama sebagai solusi jangka pendek. Pertama, pemindahan posisi bak penampungan sampah ke titik lain yang masih berada dalam area yang sama, namun lebih jauh dari permukiman warga. Kedua, perpanjangan jam operasional pengangkutan sampah agar tumpukan tidak terlalu lama mengendap di lokasi.
Menanggapi hal tersebut, Indah Maya Suryanti menyatakan kesiapan pihaknya untuk segera menindaklanjuti hasil rapat. Ia memastikan DLH akan mempercepat koordinasi dengan instansi terkait agar langkah-langkah tersebut dapat segera direalisasikan di lapangan.
“Koordinasi akan kami percepat supaya penanganan di lapangan bisa segera berjalan,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa bau menyengat yang dikeluhkan warga disebabkan oleh sampah yang tidak terpilah dengan baik. Sampah organik yang bercampur dan menumpuk menjadi pemicu utama timbulnya aroma tidak sedap.
“Masalah bau muncul karena sampah organik bercampur dan tidak terkelola dengan baik, sehingga menimbulkan aroma menyengat,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Batuah, Mahluki, berharap kesepakatan tersebut mampu meningkatkan kualitas pengelolaan sampah di wilayahnya. Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan di sekitar lokasi pembuangan agar masyarakat tidak lagi terdampak polusi udara.
“Kami berharap pengangkutan sampah ke depan bisa lebih maksimal dan lingkungan tetap bersih, sehingga warga tidak lagi terganggu,” pungkasnya.
Dengan adanya kesepakatan ini, masyarakat Desa Batuah diharapkan segera merasakan perubahan positif serta lingkungan yang lebih sehat dan nyaman.












