Komisi III DPRD Tanah Bumbu Dalami Strategi Penyelesaian Konflik Ketenagakerjaan ke Disnakertrans Banjar

- Kontributor

Senin, 9 Maret 2026 - 15:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU, RADARBANUA – Komisi III DPRD Kabupaten Tanah Bumbu melakukan kunjungan kerja ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banjar, Senin (9/3/2026), guna memperkuat koordinasi dan mempelajari strategi penanganan Perselisihan Hubungan Industrial (PHI).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh I Wayan Sudarma bersama sejumlah anggota dewan dan disambut oleh Kepala Disnakertrans Kabupaten Banjar beserta jajaran.

I Wayan Sudarma menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan sekaligus menegaskan pentingnya pembelajaran lintas daerah dalam menghadapi dinamika hubungan industrial yang semakin kompleks.

Menurutnya, Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Banjar memiliki karakteristik serupa, terutama dengan dominasi sektor industri dan pertambangan, sehingga potensi konflik antara pekerja dan perusahaan cukup tinggi.

“Dinamika dunia kerja saat ini semakin kompleks. Dengan kondisi daerah yang hampir sama, potensi perselisihan hubungan industrial tentu tidak bisa dihindari. Karena itu, kami ingin mempelajari strategi penanganannya,” ujar Wayan.

Ia menegaskan, fokus Komisi III tidak hanya pada penanganan konflik, tetapi juga pada upaya mitigasi agar permasalahan tidak berkembang menjadi dampak sosial yang lebih luas.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan DPRD Tanah Bumbu melakukan studi komparatif terkait mekanisme, standar operasional prosedur (SOP), serta pendekatan persuasif yang diterapkan Disnakertrans Kabupaten Banjar dalam menangani berbagai sengketa ketenagakerjaan, mulai dari sengketa hak, kepentingan, hingga pemutusan hubungan kerja (PHK).

Selain itu, pertemuan juga dimanfaatkan sebagai forum koordinasi untuk berbagi pengalaman dalam pengawasan terhadap perusahaan agar tetap mematuhi regulasi ketenagakerjaan.

Hasil dari kunjungan ini diharapkan menjadi referensi bagi Komisi III DPRD Tanah Bumbu dalam menjalankan fungsi pengawasan serta merumuskan rekomendasi kebijakan yang lebih efektif.

“Kami ingin menyeimbangkan antara perlindungan hak pekerja dan menjaga iklim investasi tetap kondusif. Hubungan industrial yang harmonis adalah kunci stabilitas ekonomi daerah,” tambahnya.

Komisi III DPRD Tanah Bumbu berharap kerja sama dan pertukaran informasi antar daerah ini dapat memperkuat sistem ketenagakerjaan yang adil, berkelanjutan, serta mampu menciptakan hubungan yang harmonis antara perusahaan dan pekerja.

Berita Terkait

Makhruri Hadiri Peringatan Hari Santri 2026, Pembangunan Kantor MWCNU Mantewe Dimulai
Hasanuddin Imbau Warga Tanah Bumbu Waspada Karhutla dan Kabut Asap
Makhruri Dorong Industri Prioritaskan Lulusan SMK dan Tenaga Kerja Lokal Tanah Bumbu
DPRD Tanah Bumbu Kawal RAPBD 2027, Infrastruktur dan Pelayanan Publik Jadi Prioritas
RAPBD 2027 Tanah Bumbu Capai Rp2,888 Triliun, Ini Rincian Pendapatan dan Belanjanya
Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu Hasanuddin Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada Kabag Ops Polres
DPRD Tanah Bumbu Usulkan Dua Raperda, Fokus Penanggulangan Kemiskinan dan Pengembangan SDM
DPRD Tanah Bumbu Peringati HUT ke-22, Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:36 WITA

Makhruri Hadiri Peringatan Hari Santri 2026, Pembangunan Kantor MWCNU Mantewe Dimulai

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:34 WITA

Hasanuddin Imbau Warga Tanah Bumbu Waspada Karhutla dan Kabut Asap

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:31 WITA

Makhruri Dorong Industri Prioritaskan Lulusan SMK dan Tenaga Kerja Lokal Tanah Bumbu

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:29 WITA

DPRD Tanah Bumbu Kawal RAPBD 2027, Infrastruktur dan Pelayanan Publik Jadi Prioritas

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:26 WITA

RAPBD 2027 Tanah Bumbu Capai Rp2,888 Triliun, Ini Rincian Pendapatan dan Belanjanya

Berita Terbaru