TANAH BUMBU, RADARBANUA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu bersama Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di tingkat desa. Salah satu wujud sinergi tersebut ditunjukkan melalui peninjauan langsung progres pembangunan jembatan penghubung Desa Jombang dan Desa Satui Barat, Kecamatan Satui, Jumat (12/6/2026).
Peninjauan dihadiri lima anggota DPRD Tanah Bumbu, yakni Tarmiji, Hj. Ernawati, H. Hasanuddin, Gusti Erwin Masripay, dan Noviandani. Mereka didampingi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu, Eryanto Rais, bersama perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta tim konsultan proyek.
Jembatan yang dibangun di Desa Jombang tersebut diproyeksikan menjadi akses utama yang menghubungkan Desa Jombang dengan Desa Satui Barat. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat.
Anggota DPRD Tanah Bumbu, Gusti Erwin Masripay, menyampaikan rasa syukur atas dimulainya proyek yang telah lama dinantikan warga tersebut. Menurutnya, DPRD akan terus mengawal agar pembangunan dapat diselesaikan sesuai target.
“Alhamdulillah, pembangunan jembatan Desa Jombang sudah memasuki tahap pelaksanaan. Kami dari DPRD tentu akan terus mengawal dan mendukung penuh agar proyek ini dapat selesai tepat waktu,” ujar Masripay.
Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu, Eryanto Rais, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari evaluasi teknis di lapangan sesuai arahan Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif.
Ia mengapresiasi kehadiran para anggota DPRD yang turut melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek.
“Alhamdulillah, pada kesempatan ini kami melaksanakan evaluasi teknis terkait pembangunan yang diperintahkan langsung oleh Bapak Bupati Andi Rudi Latif. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu yang hadir langsung untuk memberikan dukungan dan pengawasan,” kata Eryanto.
Menurutnya, dukungan legislatif menjadi motivasi bagi pemerintah daerah dalam menuntaskan berbagai proyek strategis yang sedang berjalan.
“Mudah-mudahan dengan dukungan dari legislatif yang hadir hari ini, pemerintah semakin termotivasi untuk menyelesaikan pembangunan jembatan ini dengan hasil yang terbaik,” tuturnya.
Jembatan tersebut dinilai memiliki nilai strategis karena tidak hanya memangkas waktu tempuh antar-desa, tetapi juga meningkatkan keselamatan masyarakat yang selama ini harus menyeberang menggunakan fasilitas yang terbatas.
Selain memperlancar arus transportasi, keberadaan jembatan diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Jombang dan Desa Satui Barat melalui kemudahan akses distribusi barang, jasa, serta aktivitas sosial masyarakat.
“Ini merupakan harapan besar masyarakat Desa Jombang dan Satui Barat. Jembatan ini akan menjadi akses utama penghubung antarwilayah, memperlancar arus lalu lintas, dan pada akhirnya mampu mendongkrak perekonomian masyarakat di kedua desa,” pungkas Eryanto.












