TANAH BUMBU, RADARBANUA – Ratusan warga memadati lokasi reses Masa Sidang II Tahun 2026 yang digelar Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, I Wayan Sudarma, di Desa Wanasari, Kecamatan Sungai Loban, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan serap aspirasi tersebut berlangsung tertib dan penuh antusiasme. Kehadiran ratusan masyarakat mencerminkan tingginya harapan warga agar aspirasi mereka dapat diperjuangkan melalui lembaga legislatif.
Politisi Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu turun langsung ke Daerah Pemilihan (Dapil) II untuk mendengarkan berbagai keluhan, kebutuhan, serta harapan masyarakat terkait pembangunan dan peningkatan kesejahteraan.
Dalam sambutannya, I Wayan Sudarma menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda rutin atau formalitas sebagai anggota DPRD, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan politik kepada masyarakat yang telah memberikan amanah.
“Kehadiran saya di Desa Wanasari hari ini bukan sekadar menjalankan formalitas tugas, melainkan untuk menunaikan kewajiban moral dan politik saya sebagai wakil rakyat. Reses ini menjadi momentum penting untuk mendengarkan langsung, menyerap, dan merangkai kembali aspirasi serta kebutuhan riil masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan secara terbuka mekanisme perjuangan aspirasi masyarakat. Menurutnya, DPRD memiliki tugas menyerap, merumuskan, dan memperjuangkan setiap usulan melalui dokumen resmi hasil reses sebelum disampaikan kepada pemerintah daerah.
“Perlu saya sampaikan secara jujur dan transparan bahwa tugas kami di DPRD adalah menyerap, merumuskan, dan memperjuangkan seluruh usulan masyarakat dalam dokumen resmi hasil reses. Selanjutnya, dokumen tersebut diserahkan kepada pemerintah daerah melalui Bappedalitbang sebagai pihak yang memiliki kewenangan dalam penganggaran dan pelaksanaan pembangunan,” jelasnya.
Wayan menegaskan, setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat memiliki arti penting karena lahir dari kebutuhan nyata di lapangan, mulai dari pembangunan jalan, perbaikan drainase, penyediaan sarana pertanian, hingga peningkatan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.
“Usulan yang lahir dari forum reses bukan sekadar catatan di atas kertas. Itu adalah suara masyarakat yang menginginkan pembangunan dan kehidupan yang lebih baik,” katanya.
Sebagai Wakil Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu, Wayan memastikan dirinya bersama Fraksi PDIP akan terus mengawal setiap aspirasi agar dapat menjadi perhatian pemerintah daerah.
“Kami tidak akan pernah lelah, tidak akan pernah mundur, dan tidak akan pernah bosan untuk terus mengawal serta memperjuangkan aspirasi masyarakat Desa Wanasari,” tegasnya.
Menutup kegiatan tersebut, Wayan membuka ruang dialog seluas-luasnya kepada Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda untuk menyampaikan berbagai kebutuhan yang dinilai paling mendesak.
“Mari kita rumuskan bersama program-program prioritas yang benar-benar dibutuhkan masyarakat Desa Wanasari agar dapat kita perjuangkan dalam proses pembangunan daerah,” pungkasnya.












