Sekda Kalsel Tekankan Penguatan “Dapur Kebijakan” untuk Kawal Fondasi RPJMD 2025–2029

- Kontributor

Kamis, 19 Februari 2026 - 06:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, menegaskan pentingnya penguatan perumusan kebijakan teknis pembangunan daerah sebagai fondasi utama pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Fasilitasi Perumusan Kebijakan Teknis Pembangunan Daerah di Ruang Rapat Aberani Sulaiman Setda Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (19/2/2026).

Sekda menyampaikan bahwa tahun 2026 merupakan tahun pertama pelaksanaan RPJMD 2025–2029 dan menjadi tahun fondasi yang sangat menentukan arah pembangunan Kalimantan Selatan ke depan.

“Kualitas perencanaan, ketepatan kebijakan, dan ketajaman program yang kita susun saat ini akan sangat menentukan keberhasilan pembangunan daerah dalam beberapa tahun ke depan,” ujarnya.

Ia menekankan, apabila fondasi tersebut disiapkan secara matang, maka langkah pembangunan akan lebih terarah dan konsisten. Sebaliknya, perencanaan yang lemah akan menyulitkan pencapaian target-target pembangunan yang telah ditetapkan.

Lebih lanjut, Sekda mengingatkan bahwa dalam RPJMD terdapat 39 indikator kinerja utama (IKU) daerah yang harus dicapai secara kolektif. Indikator tersebut mencakup berbagai aspek pembangunan, mulai dari ekonomi, pelayanan publik, kesejahteraan masyarakat, hingga tata kelola pemerintahan. Menurutnya, capaian tersebut tidak mungkin diwujudkan oleh satu perangkat daerah saja. 

“Keberhasilan pembangunan adalah hasil kerja bersama, kerja yang saling terhubung dan saling menguatkan. Tidak boleh ada program yang berjalan sendiri tanpa kontribusi yang jelas terhadap sasaran pembangunan daerah,” tegasnya.

Untuk memastikan keselarasan program dan efektivitas penggunaan anggaran, Sekda mendorong pembentukan Tim Koordinasi Perumusan Teknis Kebijakan Pembangunan Daerah yang diposisikan sebagai “dapur kebijakan”. 

Tim ini akan berperan dalam menyelaraskan program antarperangkat daerah, memastikan setiap rupiah anggaran mendukung pencapaian target pembangunan, serta memantau dan mengevaluasi capaian secara berkelanjutan.

“Tim ini secara khusus difokuskan pada pengawalan indikator kinerja utama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, sehingga implementasi RPJMD 2025–2029 dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan tepat sasaran,” jelasnya.

Selain itu, Sekda juga mengarahkan agar setiap kebijakan yang dirumuskan berbasis data yang valid dan terukur, dengan memanfaatkan data dari Badan Pusat Statistik Kalimantan Selatan serta Sistem Informasi Pemerintahan Daerah sebagai rujukan utama. 

Ia meminta agar Tim Koordinasi segera menyusun peta jalan implementasi program strategis secara konkret, sehingga pada 2026 dapat terlihat progres signifikan, baik dari sisi pelaksanaan program maupun capaian indikator pembangunan.

“Kita berharap hasil FGD dapat segera diterjemahkan ke dalam langkah nyata dan menjadi pedoman kerja operasional bagi seluruh perangkat daerah, juga optimistis, melalui kolaborasi dan integrasi kebijakan, target pembangunan daerah dapat dicapai secara optimal dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Banua,” tutupnya. MC Kalsel/Fuz

Berita Terkait

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari
59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional
Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik
BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru
Menatap Indonesia Emas dari Sudut Banjarbaru: Ketika Keluarga Menjadi Jantung Pembangunan Kota
Bupati Kotabaru Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilkades Serentak di TPS Desa Megasari
100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:20 WITA

59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:26 WITA

Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:24 WITA

BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia

Sabtu, 19 September 2026 - 22:07 WITA

Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru

Berita Terbaru