Komisi IX DPR RI Tekankan Pengembangan SDM dan Optimalisasi Program MBG di Kalsel

- Kontributor

Jumat, 20 Februari 2026 - 09:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi IX DPR RI melaksanakan kunjungan kerjanya ke Provinsi Kalimantan Selatan. Wakil Ketua Komisi IX, Yahya Zaini, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut, pihaknya menerima berbagai isu strategis terkait ketenagakerjaan, penguatan sumber daya manusia (SDM), serta peningkatan layanan pendidikan vokasi yang menjadi fokus utama.

“Kami mendapatkan banyak masukan dari pemerintah daerah, dinas terkait, serta para mitra. Diskusi berlangsung sangat terbuka dan konstruktif,” kata Yahya Zaini, Banjarbaru, Jumat (202/2026).

Dalam pertemuan tersebut terungkap bahwa Kalimantan Selatan merupakan daerah yang kaya akan sumber daya alam. Namun demikian, sejumlah indikator ketenagakerjaan dan kualitas SDM dinilai masih perlu ditingkatkan. Angka kreativitas, kompetensi, serta kualitas tenaga kerja dinilai masih relatif rendah dibandingkan dengan potensi daerah yang dimiliki.

Menurut Yahya, solusi konkret yang perlu didorong adalah penguatan pendidikan vokasi yang lebih intensif dan berkualitas, baik melalui Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP), Balai Latihan Kerja (BLK), maupun Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).

“Kami mendapat informasi bahwa pemerintah pusat berencana meningkatkan status UPTD di Kalimantan Selatan menjadi UPT tingkat nasional. Mudah-mudahan dengan peningkatan status ini, kualitas pendidikan dan pelatihan vokasi semakin baik, sehingga berdampak langsung pada peningkatan SDM di daerah,” jelasnya.

Selain itu, Komisi IX juga menyoroti perkembangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah dibangun sebanyak kurang lebih 212 unit. Meski secara umum berjalan baik, terdapat satu kasus di mana salah satu pesantren menolak pembagian MBG.

Menanggapi hal tersebut, Komisi IX meminta pemerintah daerah untuk melakukan pendekatan persuasif dan edukatif kepada pihak pesantren agar program tersebut dapat diterima.

“Kami mendorong pemerintah daerah untuk melakukan pendekatan dan edukasi, karena jumlah santri di pesantren tersebut cukup besar, sekitar 13 ribu orang. Ini sangat potensial untuk meningkatkan kualitas SDM melalui program yang sudah disiapkan pemerintah,” tegas Yahya Zaini.

Komisi IX DPR RI berharap berbagai hasil kunjungan kerja ini dapat segera ditindaklanjuti, sehingga potensi besar Kalimantan Selatan sebagai daerah kaya sumber daya alam dapat diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif. MC Kalsel/Rns

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Pemprov Kalsel Dorong Gerakan Penghijauan pada Penanaman Pohon HUT ke-43 BPKP
Pemprov Kalsel Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Melalui Bimtek UP2K PKK
Verifikasi Atlet POPDA Kalsel 2026 Dimulai, Dispora Pastikan Keabsahan Peserta
Pemberdayaan Keluarga Purna Bina Jadi Penguat Ketahanan Sosial Masyarakat
Dinkes Kalsel Sinkronkan Data SDMK melalui Aplikasi SATUSEHAT/SISDMK
Dinkes Kalsel Perkuat Pelayanan Dasar Lewat Rakor SPM Kesehatan
Bappeda Kalsel Gelar FGD Kajian KEK Mekar Putih, Dorong Penguatan Rantai Nilai dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Sosialisasi Pembiayaan Syariah Dorong Penguatan UMKM Kalsel

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 19:51 WITA

Pemprov Kalsel Dorong Gerakan Penghijauan pada Penanaman Pohon HUT ke-43 BPKP

Senin, 11 Mei 2026 - 19:46 WITA

Pemprov Kalsel Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Melalui Bimtek UP2K PKK

Senin, 11 Mei 2026 - 19:43 WITA

Verifikasi Atlet POPDA Kalsel 2026 Dimulai, Dispora Pastikan Keabsahan Peserta

Senin, 11 Mei 2026 - 19:21 WITA

Pemberdayaan Keluarga Purna Bina Jadi Penguat Ketahanan Sosial Masyarakat

Senin, 11 Mei 2026 - 19:15 WITA

Dinkes Kalsel Sinkronkan Data SDMK melalui Aplikasi SATUSEHAT/SISDMK

Berita Terbaru