Pemprov Kalsel Fokus Tingkatkan IKAD untuk Wujudkan Ekonomi Inklusif

- Kontributor

Senin, 23 Februari 2026 - 03:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, menegaskan pentingnya transformasi ekonomi daerah agar tidak terus bergantung pada sektor ekstraktif. Hal tersebut disampaikannya melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Ariadi Noor, dalam kegiatan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

Ariadi menyampaikan bahwa perekonomian Kalimantan Selatan pada tahun 2025 tumbuh sebesar 5,11 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional. Capaian tersebut menunjukkan fondasi ekonomi daerah yang relatif kuat serta memiliki daya tahan yang baik.

Namun demikian, jika dilihat dari struktur perekonomian, kontribusi terbesar masih didominasi oleh sektor pertambangan sebesar 27,94 persen. Kondisi ini menjadi pengingat bahwa transformasi ekonomi harus terus dilakukan agar pertumbuhan ekonomi Kalsel berkelanjutan dan tidak terlalu bergantung pada sektor ekstraktif.

“Dalam konteks inilah, sektor jasa keuangan memiliki peran yang sangat strategis. Data menunjukkan sektor jasa keuangan di Kalimantan Selatan tumbuh sebesar 10,34 persen, menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan tertinggi,” kata Ariadi, Banjarmasin, Senin (23/2/2026).

Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa akses keuangan menjadi faktor kunci dalam mendorong aktivitas ekonomi baru, terutama bagi pelaku UMKM dan sektor produktif lainnya.

Lebih lanjut disampaikan, salah satu indikator utama dalam mengukur keberhasilan perluasan akses keuangan di daerah adalah Indeks Akses Keuangan Daerah (IKAD). Indeks ini mencerminkan tingkat ketersediaan, penggunaan, dan kedalaman layanan keuangan oleh masyarakat.

“Untuk itu, seluruh TPAKD baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota diminta terus meningkatkan kinerja dan inovasi program guna mendorong peningkatan IKAD,” ucapnya.

Peningkatan indeks tersebut, menurut Ariadi merupakan bagian dari upaya memastikan masyarakat memiliki akses terhadap layanan keuangan yang aman, terjangkau, serta mampu mendukung kegiatan ekonomi secara produktif.

Dalam arah kebijakan ke depan, TPAKD difokuskan pada tiga prioritas utama. Pertama, memperluas akses pembiayaan produktif bagi UMKM, khususnya yang memiliki potensi untuk naik kelas. Kedua, mendorong percepatan digitalisasi keuangan daerah guna memperluas jangkauan layanan keuangan. Ketiga, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

“Langkah tersebut sejalan dengan arah pembangunan daerah dan visi Kalsel Bekerja, di mana penguatan ekonomi inklusif dan berbasis potensi daerah menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” tukasnya. MC Kalsel/Rns

Berita Terkait

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari
59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional
Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik
BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru
Menatap Indonesia Emas dari Sudut Banjarbaru: Ketika Keluarga Menjadi Jantung Pembangunan Kota
Bupati Kotabaru Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilkades Serentak di TPS Desa Megasari
100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:20 WITA

59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:26 WITA

Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:24 WITA

BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia

Sabtu, 19 September 2026 - 22:07 WITA

Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru

Berita Terbaru