BBPOM di Banjarbaru Intensifkan Pengawasan Takjil Ramadan di Pasar Wadai, 23 Sampel Dinyatakan Aman

- Kontributor

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam rangka menjamin keamanan pangan bagi masyarakat selama bulan suci Ramadan, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banjarbaru (BBPOM) melaksanakan intensifikasi pengawasan terhadap jajanan berbuka puasa (takjil) yang dijajakan di Pasar Wadai Ramadan, Siring 0 Km Banjarmasin, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan pengawasan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan makanan yang dikonsumsi masyarakat bebas dari bahan berbahaya dan layak edar. Pengawasan dilaksanakan bersama Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin, serta Saka POM Cabang Banjarmasin.

Plt Kepala BBPOM di Banjarbaru, Ary Yustantiningsih, menyampaikan bahwa pihaknya melakukan sampling dan pengujian langsung di lokasi terhadap makanan dan minuman yang dijual pedagang.

“Kami melakukan sampling dan pengujian terhadap jajanan yang dijual untuk memastikan tidak mengandung bahan berbahaya,” kata Ary.

Ia menjelaskan, bahan berbahaya yang kerap disalahgunakan dalam pangan antara lain rhodamin B, metanil yellow, formalin, dan boraks. Bahan-bahan tersebut dilarang digunakan karena dapat membahayakan kesehatan apabila dikonsumsi.

“Pada sore hari ini telah dilakukan sampling dan pengujian terhadap 23 sampel. Hasilnya seluruh sampel memenuhi syarat dan tidak mengandung bahan berbahaya yang sering disalahgunakan. Artinya, para pelaku usaha sudah mulai sadar akan pentingnya keamanan pangan,” jelas Ary.

Selain memastikan bebas dari bahan berbahaya, BBPOM di Banjarbaru juga mengingatkan pelaku usaha agar menggunakan bahan tambahan pangan yang diizinkan dan memiliki izin edar resmi dari Badan POM.

Dengan hasil tersebut, masyarakat diimbau tidak perlu khawatir untuk mengonsumsi takjil yang dijual di Pasar Wadai Ramadan Kota Banjarmasin maupun wilayah Provinsi Kalimantan Selatan, selama tetap selektif dalam memilih produk.

Tak hanya pengawasan takjil, BBPOM di Banjarbaru juga melakukan intensifikasi pengawasan terhadap sarana distribusi dan ritel pangan di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan. Pengawasan difokuskan pada produk dengan kemasan rusak, kedaluwarsa, tanpa izin edar, maupun yang tidak memenuhi ketentuan label.

“Sejauh ini kami telah melakukan pengawasan di lebih dari 10 sarana distribusi. Hasilnya, terdapat sarana yang memenuhi ketentuan dan ada pula yang tidak memenuhi ketentuan, seperti ditemukan produk tanpa izin edar, produk kedaluwarsa, serta kemasan rusak,” ungkapnya.

Melalui intensifikasi pengawasan ini, BBPOM Banjarbaru berharap keamanan pangan selama Ramadan tetap terjaga serta meningkatkan kesadaran pelaku usaha untuk mematuhi regulasi demi melindungi kesehatan masyarakat. MC Kalsel/tgh

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Berita Terkait

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari
59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional
Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik
BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru
Menatap Indonesia Emas dari Sudut Banjarbaru: Ketika Keluarga Menjadi Jantung Pembangunan Kota
Bupati Kotabaru Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilkades Serentak di TPS Desa Megasari
100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:20 WITA

59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:26 WITA

Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:24 WITA

BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia

Sabtu, 19 September 2026 - 22:07 WITA

Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru

Berita Terbaru