Pemprov Kalsel Sampaikan LKPJ 2025, Indikator Pembangunan Tunjukkan Tren Positif

- Kontributor

Rabu, 25 Maret 2026 - 13:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kalimantan Selatan Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarmasin, Rabu (25/3/2026). 

Penyampaian dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, yang mewakili Gubernur Kalimantan Selatan.

Muhammad Syarifuddin menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan atas kerja sama dalam pembahasan LKPJ. 

Ia menegaskan bahwa secara umum kinerja pembangunan daerah sepanjang 2025 menunjukkan perkembangan positif yang tercermin dari berbagai indikator makro.

“Berbagai capaian ini menunjukkan bahwa pembangunan di Kalimantan Selatan berjalan ke arah yang baik. Namun kami menyadari, di balik setiap angka terdapat harapan masyarakat yang harus terus dijawab melalui kebijakan yang tepat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Pada aspek pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Selatan tercatat meningkat menjadi 75,19 dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan ini mencerminkan perbaikan pada sektor kesehatan, pendidikan, dan daya beli masyarakat, meskipun pemerintah masih menaruh perhatian pada peningkatan kualitas pendidikan.

Di bidang penanggulangan kemiskinan, persentase penduduk miskin mengalami penurunan menjadi 3,88 persen dari sebelumnya. Capaian ini merupakan hasil berbagai program intervensi pemerintah, meski diakui masih terdapat kelompok masyarakat yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka juga menunjukkan perbaikan dengan berada di angka 4,16 persen, menurun dibandingkan tahun sebelumnya. 

Pada sektor ekonomi, laju pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan tercatat meningkat dan berada di atas rata-rata nasional, mencerminkan ketahanan ekonomi daerah.

Selain itu, tingkat ketimpangan yang diukur melalui rasio gini mengalami penurunan dari 0,302 menjadi 0,287. Hal ini menandakan distribusi kesejahteraan masyarakat yang semakin merata di wilayah Kalimantan Selatan.

Meski demikian, Pemprov Kalsel mengakui masih terdapat sejumlah tantangan pembangunan yang perlu menjadi perhatian bersama, di antaranya peningkatan kualitas pendidikan, perluasan kesempatan kerja, penguatan sektor ekonomi non-pertambangan, serta pemerataan pembangunan antarwilayah.

“Rekomendasi yang disampaikan DPRD akan menjadi pedoman penting bagi kami dalam merumuskan kebijakan pembangunan ke depan agar lebih tepat sasaran,” kata Syarifuddin.

Rapat paripurna ini menjadi bagian dari mekanisme akuntabilitas pemerintah daerah kepada DPRD serta masyarakat, sekaligus evaluasi terhadap pelaksanaan program pembangunan selama Tahun Anggaran 2025. MC Kalsel/Fuz

Berita Terkait

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari
59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional
Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik
BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru
Menatap Indonesia Emas dari Sudut Banjarbaru: Ketika Keluarga Menjadi Jantung Pembangunan Kota
Bupati Kotabaru Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilkades Serentak di TPS Desa Megasari
100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:20 WITA

59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:26 WITA

Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:24 WITA

BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia

Sabtu, 19 September 2026 - 22:07 WITA

Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru

Berita Terbaru