Pemprov Kalsel Gelar Pasar Murah di 13 Kabupaten/Kota Jelang Iduladha untuk Kendalikan Inflasi

- Kontributor

Senin, 18 Mei 2026 - 17:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel terus melakukan langkah pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah melalui pelaksanaan pasar murah di 13 kabupaten/kota.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri (PPDN) Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Adilla Redha Yanti usai mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara virtual di Command Center Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, Senin (18/5/2026).

Adilla mengatakan, kegiatan pasar murah saat ini tengah berjalan dan menyasar seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Selatan sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah dinamika situasi ekonomi global.

“Pasar murah yang kami laksanakan saat ini merupakan momentum menjelang Iduladha. Kegiatan dilaksanakan di 13 titik di setiap kabupaten/kota di Kalimantan Selatan dan saat ini tim masih bergerak ke beberapa daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan pasar murah tahun 2026 menjadi program yang dinilai tepat waktu karena bertepatan dengan kondisi global yang berdampak pada harga kebutuhan pokok masyarakat.

“Alhamdulillah tahun ini ada kegiatan pasar murah menjelang Iduladha. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan hadir untuk memberikan barang-barang kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, Dinas Perdagangan membawa sejumlah komoditas kebutuhan pokok seperti minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, hingga teh yang diperoleh langsung dari distributor di Banjarmasin.

Barang-barang tersebut kemudian dijual ke masyarakat di daerah dengan harga distributor tanpa adanya kenaikan harga.

“Kami membawa barang langsung dari distributor dan dijual kepada masyarakat dengan harga yang sama seperti dari distributor. Tidak ada kenaikan harga, bahkan Rp100 pun tidak ada,” jelasnya.

Menurut Adilla, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah sangat tinggi, khususnya untuk komoditas minyak goreng yang menjadi produk paling diminati.

“Kami bisa membawa sekitar 1.200 liter minyak goreng dalam satu titik dan selalu habis. Minyak goreng memang menjadi primadona di masyarakat,” ungkapnya.

Untuk menghindari adanya penjualan kembali oleh oknum tertentu, pihaknya menerapkan pembatasan pembelian bagi masyarakat.

“Mekanismenya, setiap pembeli maksimal hanya boleh membeli dua barang agar tepat sasaran dan tidak diperjualbelikan kembali,” tambahnya.

Adilla menegaskan, pasar murah menjadi salah satu instrumen penting Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi daerah menjelang hari besar keagamaan. MC Kalsel/Fuz

Berita Terkait

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari
59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional
Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik
BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru
Menatap Indonesia Emas dari Sudut Banjarbaru: Ketika Keluarga Menjadi Jantung Pembangunan Kota
Bupati Kotabaru Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilkades Serentak di TPS Desa Megasari
100 Lebih Atlet Disabilitas Kalsel Adu Prestasi di Kejurprov Para Atletik dan Panahan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Pipa Transmisi Air Baku Banjarbakula Bocor, Perbaikan Ditargetkan Rampung 10 Hari

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:20 WITA

59 Pelatih dan Wasit Juri Disertifikasi, IPSI Kalsel Bidik Pembinaan Pencak Silat Berstandar Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:26 WITA

Kepala BSSN Soroti Lonjakan Ancaman Siber, Kesiapan TTIS Jadi Kunci Perlindungan Layanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:24 WITA

BSSN Kukuhkan 59 TTIS, Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Pemerintahan dan Pembangunan Manusia

Sabtu, 19 September 2026 - 22:07 WITA

Kemendukbangga Bersama Mitra Kerja Gencar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Banjarbaru

Berita Terbaru