DPRD Tanah Bumbu Tinjau SDN Wonorejo Pascakebakaran, Dorong Pemerataan Unit Damkar di Setiap Kecamatan

- Kontributor

Rabu, 1 Oktober 2025 - 18:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAHBUMBU, RadarBanua – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Makhruri, bersama Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Amiluddin didampingi Plt Kabid SD, Firdaus, langsung meninjau kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Wonorejo yang habis dilalap api di Desa Wonorejo, Kecamatan Kusan Hulu, pada Selasa malam (30/9/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan tak lama setelah kebakaran hebat yang melanda sekolah sekitar pukul 19.10 WITA, dan menghanguskan tiga ruang kelas serta satu gudang penyimpanan peralatan sekolah. Diduga, api berasal dari korsleting listrik.

Makhruri menegaskan, kehadiran pihaknya di lokasi bertujuan untuk memastikan kondisi pascakebakaran sekaligus mendorong langkah cepat penanganan dari pihak terkait.

“Kehadiran kami untuk melihat langsung dampak kebakaran dan memastikan agar penanganannya segera dilakukan. Kami juga menilai penting adanya unit pemadam kebakaran di setiap kecamatan. Dengan begitu, penanganan bisa lebih cepat apabila terjadi musibah seperti ini,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kabid SD Disdik Tanah Bumbu, Firdaus, melalui pesan WhatsApp menyampaikan bahwa kegiatan belajar sementara dialihkan ke perpustakaan, laboratorium, dan satu ruang kelas baru yang belum digunakan.

“Untuk pembangunan ruang kelas tambahan, kami masih berkoordinasi dengan pimpinan. Harapannya bisa segera terealisasi,” ujarnya.

Kepala Desa Wonorejo, Sadi, mengatakan api pertama kali terlihat dari bagian plafon bangunan berbahan kayu triplek.

“Api berhasil dipadamkan, dan saat ini tim damkar masih melakukan pendinginan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SDN Wonorejo, Suparna, membenarkan bahwa tiga ruang kelas beserta gudang berisi genset dan peralatan pertukangan ludes terbakar. Sekolah yang berdiri sejak 1986 itu terakhir direhabilitasi pada 2016.
Pihak sekolah sebenarnya telah mengusulkan pembangunan baru, namun asesmen pembangunan baru dijadwalkan pada tahun 2026.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, aktivitas belajar mengajar dipastikan terganggu akibat kerusakan ruang kelas yang cukup parah.

Berita Terkait

Makhruri Hadiri Peringatan Hari Santri 2026, Pembangunan Kantor MWCNU Mantewe Dimulai
Hasanuddin Imbau Warga Tanah Bumbu Waspada Karhutla dan Kabut Asap
Makhruri Dorong Industri Prioritaskan Lulusan SMK dan Tenaga Kerja Lokal Tanah Bumbu
DPRD Tanah Bumbu Kawal RAPBD 2027, Infrastruktur dan Pelayanan Publik Jadi Prioritas
RAPBD 2027 Tanah Bumbu Capai Rp2,888 Triliun, Ini Rincian Pendapatan dan Belanjanya
Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu Hasanuddin Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada Kabag Ops Polres
DPRD Tanah Bumbu Usulkan Dua Raperda, Fokus Penanggulangan Kemiskinan dan Pengembangan SDM
DPRD Tanah Bumbu Peringati HUT ke-22, Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:36 WITA

Makhruri Hadiri Peringatan Hari Santri 2026, Pembangunan Kantor MWCNU Mantewe Dimulai

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:34 WITA

Hasanuddin Imbau Warga Tanah Bumbu Waspada Karhutla dan Kabut Asap

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:31 WITA

Makhruri Dorong Industri Prioritaskan Lulusan SMK dan Tenaga Kerja Lokal Tanah Bumbu

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:29 WITA

DPRD Tanah Bumbu Kawal RAPBD 2027, Infrastruktur dan Pelayanan Publik Jadi Prioritas

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:26 WITA

RAPBD 2027 Tanah Bumbu Capai Rp2,888 Triliun, Ini Rincian Pendapatan dan Belanjanya

Berita Terbaru