Dua Dekade dalam Gelap, Warga Sepunggur Akhirnya Dapat Perhatian: H. Hasanuddin Tindaklanjuti Aspirasi dan Gagas Wisata Mangrove

- Kontributor

Rabu, 15 Oktober 2025 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU, RadarBanua – Setelah lebih dari dua dekade hidup dalam kegelapan tanpa aliran listrik, secercah harapan baru akhirnya menyapa warga Jalan Materu, Desa Sepunggur, Kecamatan Batulicin.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, H. Hasanuddin, turun langsung ke lokasi pada Rabu (15/10/2025) untuk mendengarkan dan menindaklanjuti keluhan warga yang hingga kini belum menikmati penerangan dari jaringan listrik PLN.

Kunjungan H. Hasanuddin ke Jalan Daeng Materu bukan sekadar seremonial. Didampingi Kepala Desa Sampurna dan sejumlah tokoh masyarakat, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menyempatkan diri berdialog dan menyerap aspirasi warga secara langsung.

“Sebagai wakil rakyat, sudah menjadi tanggung jawab kami memastikan masyarakat memperoleh pelayanan dasar. Saya akan segera bersurat ke PLN dan mengawal prosesnya sampai tuntas,” tegas H. Hasanuddin.

Ia memastikan akan segera mengirim surat resmi kepada PT PLN UP3 Batulicin guna mendorong percepatan pembangunan tiang dan jaringan listrik, agar penantian panjang puluhan keluarga di Desa Sepunggur segera berakhir.

Namun, perhatian H. Hasanuddin tak berhenti di persoalan listrik semata. Dalam kesempatan yang sama, ia juga meninjau kawasan hutan mangrove yang membentang di sekitar desa. Dengan latar Gunung Jambangan yang megah, kawasan ini dinilainya sangat strategis untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan Tanah Bumbu.

Menurutnya, potensi mangrove di Sepunggur tidak hanya bernilai ekologis, tetapi juga ekonomis. Ia menggagas pengembangan kawasan tersebut sebagai wisata alam, edukasi, sekaligus kuliner pesisir, yang memanfaatkan kekayaan tambak warga seperti ikan bandeng, udang, dan kepiting.

“Potensi alam di sini luar biasa. Kalau dikelola dengan baik, kawasan mangrove ini bisa menjadi ikon wisata baru Tanah Bumbu yang tidak hanya melestarikan lingkungan, tetapi juga mengangkat perekonomian warga,” tutup H. Hasanuddin.

Berita Terkait

DPRD Tanah Bumbu Belajar Pengelolaan Drainase di Palangka Raya, Fokus Cegah Banjir Permukiman
Komisi III DPRD Tanah Bumbu Dalami Strategi Penyelesaian Konflik Ketenagakerjaan ke Disnakertrans Banjar
Banggar DPRD Tanah Bumbu Studi Tiru ke DPRD Balikpapan, Perkuat Tata Kelola Anggaran yang Transparan dan Akuntabel
DPRD Tanah Bumbu Soroti Hak Pendampingan Serikat Pekerja di PT PPA, RDP Dorong Hubungan Industrial Harmonis
DPRD Tanah Bumbu Dorong Penanganan Banjir Terintegrasi, Soroti Sempadan Sungai dan Perizinan Bangunan
DPRD Tanah Bumbu Gerak Cepat Atasi Bau Sampah di Desa Batuah, Dua Solusi Disepakati
Ketua DPRD Tanah Bumbu Ikuti Rakor Operasi Ketupat 2026, Perkuat Sinergi Jelang Idul Fitri
Makhruri Hadiri ‘Aksi Bejual Wadai’, DPRD Tanah Bumbu Dukung Penuh UMKM Lokal di Bulan Ramadhan

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:43 WIB

DPRD Tanah Bumbu Belajar Pengelolaan Drainase di Palangka Raya, Fokus Cegah Banjir Permukiman

Senin, 9 Maret 2026 - 15:41 WIB

Komisi III DPRD Tanah Bumbu Dalami Strategi Penyelesaian Konflik Ketenagakerjaan ke Disnakertrans Banjar

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:39 WIB

Banggar DPRD Tanah Bumbu Studi Tiru ke DPRD Balikpapan, Perkuat Tata Kelola Anggaran yang Transparan dan Akuntabel

Selasa, 3 Maret 2026 - 18:29 WIB

DPRD Tanah Bumbu Soroti Hak Pendampingan Serikat Pekerja di PT PPA, RDP Dorong Hubungan Industrial Harmonis

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:26 WIB

DPRD Tanah Bumbu Dorong Penanganan Banjir Terintegrasi, Soroti Sempadan Sungai dan Perizinan Bangunan

Berita Terbaru