Wamenko Hanif Targetkan Penanganan Karhutla Kalsel 100 Persen dan Operasional Penuh

- Kontributor

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Koordinator, Hanif Faisol Nurofiq, meminta kesiapan lapangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan dipercepat hingga mencapai 100 persen.

Permintaan tersebut disampaikan Hanif saat memimpin Apel Penanganan Karhutla di Pos Pantau Pengayuan, Kota Banjarbaru, Senin (24/8/2026).

Hanif menyebut kesiapan operasi penanganan di sejumlah lokasi saat ini masih dalam tahap awal. Hingga Senin pagi, kesiapan lapangan baru sekitar 20 persen, meliputi penempatan mesin pompa, pemasangan selang, penempatan personel dan penyiapan tangki air.

“Saya sangat harap nanti sore ini kesiapan lapangan sudah harus 50 persen. Kemudian besok persiapan lapangan saya minta meningkat menjadi 100 persen. Hari-hari berikutnya sudah fully operasional lapangan,” ujarnya.

Untuk memastikan penanganan berjalan terarah, setiap zona akan dipimpin oleh koordinator lapangan dari unsur pemerintah daerah dan perangkat teknis terkait. Para pimpinan lapangan tersebut akan melakukan evaluasi setiap malam untuk merumuskan langkah penanganan pada hari berikutnya.

Menurut Hanif, seluruh kawasan penanganan juga akan dibagi dalam sistem grid. Cara tersebut diperlukan untuk mengetahui wilayah yang sudah dapat dikuasai dan bagian yang masih membutuhkan dukungan tambahan.

“Setiap malam mereka akan merumuskan langkah-langkah secara sistematis. Semua area akan disusun gridnya untuk mengetahui di mana yang mudah dikuasai dan mana yang tidak,” jelasnya.

Selain tim pemadaman, pemerintah juga akan memperkuat patroli. Dari sekitar empat tim patroli yang tersedia saat ini, jumlahnya akan ditingkatkan hingga sekitar 20 tim dengan dukungan teknologi drone.

Hanif berharap penguatan personel, peralatan dan sistem pemantauan tersebut dapat mempercepat penyelesaian karhutla. Namun, ia mengingatkan kondisi lapangan sangat dipengaruhi ketersediaan air sehingga operasi harus dilakukan seefektif mungkin.

“Kita harus tangani secepat-cepatnya api dipadamkan, kemudian patroli harus dibangun sekuat-kuatnya. Tidak boleh ada lagi api muncul,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh unsur pemerintah, masyarakat, perusahaan dan relawan pemadam kebakaran untuk bergerak bersama dalam penanganan karhutla di Kalsel. MC Kalsel/Fuz

Berita Terkait

Diskominfo Kalsel Optimalkan Peran Media untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Wamenko Hanif : Penanganan Karhutla Kalsel Butuh Gerakan Bersama
Wamenko Hanif Ingatkan Ancaman Krisis Air, Riam Kanan Jadi Perhatian
Sashing Ceremony Resmi Digelar, 36 Finalis Putra-Putri Pariwisata Kalsel Didorong Tingkatkan Kapasitas Diri
Dinkes Kalsel dan FKIK ULM Susun Policy Brief Percepatan Penurunan Stunting Berbasis Bukti
Perusahaan di Kalsel Terdata Terkait Karhutla, Sanksi Disiapkan
Hadapi Krisis Air Pemadaman Karhutla, Pemerintah Siapkan Sumur Bor hingga 50 Meter
Dispora Kalsel Prioritaskan Cabor Berprestasi, 66 Medali Diraih dari Kejurnas 2026

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:36 WITA

Diskominfo Kalsel Optimalkan Peran Media untuk Perkuat Penanganan Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:32 WITA

Wamenko Hanif : Penanganan Karhutla Kalsel Butuh Gerakan Bersama

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:31 WITA

Wamenko Hanif Ingatkan Ancaman Krisis Air, Riam Kanan Jadi Perhatian

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:28 WITA

Wamenko Hanif Targetkan Penanganan Karhutla Kalsel 100 Persen dan Operasional Penuh

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:06 WITA

Sashing Ceremony Resmi Digelar, 36 Finalis Putra-Putri Pariwisata Kalsel Didorong Tingkatkan Kapasitas Diri

Berita Terbaru